Ulang Tahun Vidi Aldiano Diperingati di Makam, Ayahanda Bicara Tentang Ini

Genvoice.id | 29 Mar 2026

JAKARTA, GENVOICE.ID - Perayaan ulang tahun biasanya identik dengan kebahagiaan dan kejutan.

Namun, suasana berbeda menyelimuti peringatan ulang tahun penyanyi Vidi Aldiano tahun ini. Untuk pertama kalinya, momen tersebut dirayakan tanpa kehadiran sang pelantun lagu Status Palsu.

Ayah Vidi, Harry Kiss, mengenang bagaimana perayaan ulang tahun tahun lalu berlangsung meriah. Saat itu, acara diinisiasi oleh menantunya, Sheila Dara Aisha, dengan konsep penuh kejutan yang sudah menjadi tradisi keluarga.

"Dari tahun ke tahun selalu ada surprise untuk Vidi," ungkap Harry, menggambarkan kebahagiaan yang dulu selalu hadir dalam momen tersebut.

Namun, tahun ini menjadi pengalaman yang sangat berbeda. Ulang tahun Vidi diperingati di TPU Tanah Kusir, tempat peristirahatan terakhirnya. Keluarga, sahabat, dan penggemar berkumpul untuk menggelar doa bersama, menggantikan perayaan meriah yang biasa dilakukan.

Meski diadakan di area pemakaman, suasana tetap terasa hangat dan penuh makna. Rangkaian acara dimulai dengan doa bersama, kemudian dilanjutkan dengan kegiatan santunan ke panti asuhan di kawasan Jakarta Selatan sebagai bentuk berbagi dan mengenang kebaikan Vidi semasa hidup.

Perayaan tahun ini juga melibatkan para penggemar setia Vidi, yang dikenal sebagai Vidies. Bersama keluarga, mereka turut berkontribusi dalam gerakan "Vidi Tetap Hidup", sebuah bentuk penghormatan yang menunjukkan bahwa karya dan kenangan Vidi tetap abadi di hati banyak orang.

Salah satu simbol yang mencuri perhatian adalah bunga mawar biru yang dibawa para penggemar. Menurut Harry Kiss, mawar biru kini telah menjadi identitas Vidi. Bahkan, penjual bunga di sekitar makam mengenalnya sebagai "mawar Vidi".

Jika sebelumnya doa yang dipanjatkan adalah untuk kesehatan dan umur panjang, kini doa-doa tersebut berubah menjadi harapan terbaik bagi almarhum. Perayaan ini menjadi bukti bahwa cinta, kenangan, dan karya Vidi Aldiano akan terus hidup, meski raganya telah tiada.