Pinterest PHK 15 Persen Karyawan Global demi Fokus Investasi AI

Genvoice.id | 29 Jan 2026

JAKARTA, GENVOICE.ID - Platform media sosial populer Pinterest mengumumkan akan melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap sekitar 15 persen dari total karyawannya secara global sebagai bagian dari strategi perusahaan untuk mengalihkan fokus investasi ke kecerdasan buatan (AI).

Langkah ini muncul di tengah perubahan besar dalam industri teknologi yang semakin menekankan pada inovasi berbasis AI dan kebutuhan untuk tetap kompetitif di pasar digital saat ini. Menurut dokumen resmi yang diungkapkan Pinterest, pemangkasan staf ini akan berdampak pada sekitar 700 karyawan dari total lebih dari 4.600 orang yang bekerja penuh waktu di seluruh dunia.

Selain PHK, perusahaan juga berencana untuk mengurangi ruang kantor fisik yang dimilikinya sebagai bagian dari penghematan biaya dan penataan ulang struktur kerja, termasuk pergeseran menuju model kerja hybrid yang lebih efisien.

Pinterest menyatakan bahwa pemangkasan jumlah pekerja ini adalah bagian dari restrukturisasi global yang disetujui oleh dewan direksi untuk memperkuat strategi AI. Dalam pengajuan kepada regulator, perusahaan menjelaskan bahwa mereka ingin mengalokasikan lebih banyak sumber daya untuk tim dan peran yang berfokus pada pengembangan AI, serta produk dan fitur yang didukung AI.

Fokus ini diharapkan dapat meningkatkan kemampuan Pinterest di era digital yang cepat berubah. Perusahaan mengatakan bahwa proses restrukturisasi ini ditargetkan akan selesai pada akhir kuartal ketiga tahun fiskal 2026, sekitar 30 September 2026, membuka peluang bagi Pinterest untuk memperkuat inovasi produk seperti rekomendasi yang dipersonalisasi dan pengalaman pengguna yang lebih cerdas.

PHK besar-besaran ini tentu berdampak signifikan bagi staf yang terdampak, termasuk di departemen administratif dan pendukung. Pinterest mengatakan akan memberikan paket pesangon serta dukungan tertentu sebagai bagian dari proses transisi. Keputusan ini sendiri memicu reaksi di pasar saham, di mana harga saham Pinterest sempat turun lebih dari 9 persen setelah pengumuman tersebut.

Langkah ini mencerminkan tren yang lebih luas di sektor teknologi, di mana perusahaan teknologi besar lain juga melakukan pengurangan tenaga kerja atau realokasi sumber daya untuk mengakomodasi kebutuhan AI dan efisiensi operasional. Tren ini menunjukkan bahwa AI bukan hanya tren teknologi tetapi menjadi pusat strategi pertumbuhan dan inovasi di banyak perusahaan global.