Debut F1 GP Madrid 2026 Terancam Batal
JAKARTA, Genvoice.id - Debut Madrid Grand Prix 2026 yang seharusnya digelar pada 11-13 September 2026 kini berada dalam ancaman serius. Proyek pembangunan sirkuit baru di kawasan IFEMA belum menunjukkan kemajuan signifikan, sementara masalah pendanaan menambah keraguan publik dan pemangku kepentingan.
Laporan dari sejumlah media internasional menyebutkan bahwa konstruksi sirkuit MadRing, termasuk area paddock dan fasilitas pendukung tertinggal jauh dari target. Foto-foto lapangan menunjukkan alat berat menganggur, dan beberapa bagian yang seharusnya memasuki tahap struktur justru belum digarap. Sumber di lapangan bahkan menyampaikan bahwa sampai akhir November tidak ada percepatan berarti.
FIA membutuhkan sirkuit selesai jauh sebelum pertengahan 2026 untuk menjalankan inspeksi dan homologasi keselamatan. Dengan kondisi sekarang, peluang selesai tepat waktu dinilai kecil.
Masalah lain yang memperburuk situasi adalah kegagalan penyelenggara mendapatkan investor swasta. Menurut laporan GrandPrix.com, tidak ada pihak yang berani menanggung risiko finansial proyek, terutama karena penyelenggara memproyeksikan potensi kerugian pada dua tahun awal penyelenggaraan.
Tanpa dukungan investor, pemerintah kota Madrid dipaksa menanggung lebih banyak beban biaya. Situasi ini memperbesar tekanan politik sekaligus memperlambat pengambilan keputusan.
Seiring meningkatnya keraguan, media Eropa melaporkan bahwa Autodromo Enzo e Dino Ferrari di Imola kini disebut sebagai opsi cadangan. Jika pembangunan di Madrid tak memenuhi tenggat, seri Spanyol pada kalender 2026 kemungkinan dialihkan ke Imola.
FIA disebut sudah menyiapkan skenario darurat bila proyek IFEMA gagal memenuhi standar. Keputusan final kemungkinan diambil pada pertengahan tahun depan.
Meski banyak laporan negatif, pemerintah kota Madrid dan pihak penyelenggara menegaskan bahwa proyek masih berjalan sesuai rencana. Mereka menyebut pembangunan fisik sudah dimulai sejak April 2025 dan ditargetkan rampung pada Mei 2026.
Wali Kota Madrid José Luis Martínez-Almeida bahkan menyebut rumor pembatalan sebagai "berita palsu." Ia mengklaim sponsor tetap berkomitmen dan izin konstruksi tidak mengalami hambatan.