Marah Usai Diganti Pelatih, Saddil Ramdani Minta Maaf kepada Tim
JAKARTA, Genvoice.id - Saddil Ramdani kembali jadi sorotan setelah ia bereaksi marah saat diganti oleh pelatih Bojan Hodak dalam laga liga melawan Persis Solo. Pasca insiden itu, Saddil akhirnya menyampaikan permintaan maaf resmi kepada tim dan suporter.
Dalam pertandingan seri terbaru di Persib Bandung, Saddil ditarik keluar pada menit ke-28 setelah pelanggaran yang menyebabkan tim main dengan 10 orang. Reaksi Saddil cukup cepat dan terlihat tak menerima pergantian tersebut.
Pelatih Hodak kemudian menjelaskan bahwa keputusan penggantian adalah bagian dari strategi untuk memperkuat lini tengah setelah tim mengalami kartu merah. Namun dari sudut Saddil, pergantian tersebut terasa terlalu dini dan membuatnya frustrasi.
Beberapa jam setelah pertandingan, Saddil mengeluarkan pernyataan resmi di mana ia mengakui bahwa reaksi marahnya adalah tidak profesional dan tidak mencerminkan sikap yang diharapkan dari pemain tim besar seperti Persib.
"Mohon maaf apabila saya terlalu berlebihan coach team teman-teman bobotoh, semoga ini menjadi pelajaran dan bentuk pendewasaan diri untuk saya kedepannya," tulis Saddil dalam unggahan terbaru Instagramnya.
Ia juga menegaskan bahwa ia sangat menghargai kesempatan bermain di Persib dan akan berusaha memperbaiki sikap serta fokus ke pertandingan selanjutnya.
"Karena saya ingin selalu bermain, percaya ingin memberikan yang terbaik untuk team ini di setiap pertandingan dan berjuang sampai akhir untuk team ini," tambahnya.
Insiden ini menjadi pengingat bagi Persib bahwa pengelolaan emosi pemain juga menjadi bagian penting dari performa tim.
Di sisi lain, pelatih Bojan Hodak nampak santai menanggapi kekesalan para pemain di lapangan. Menurutnya hal seperti Saddil itu wajar.
"Tentunya akan ada pemain yang kecewa dalam situasi seperti ini. Namun, ini taktik yang saya buat. Saddil bagus, dia banyak melakukan serangan," ujar Hodak seperti yang dikutip dari laman resmi Persib.
Soal keputusan mengganti Saddil, Bojak Hodak menegaskan bahwa itu adalah taktik tim.
"Saya masukan Adam Alis untuk bisa menutup di tengah dan Beckham saya pindahkan ke winger. Jadi ini murni taktik yang saya buat," tegasnya.