Wakili Indonesia, Mahasiswa UI Sabet Juara I ASYL 2026 di Singapura

Genvoice.id | 28 Sep 2026

JAKARTA, GENVOICE - Torehan prestasi secara konsisten terus dihadirkan mahasiswaUniversitas Indonesia (UI). Aisha Putri Safrianty, mahasiswa Angkatan 2023 dari Program Studi Ilmu Kesejahteraan Sosial, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP UI) sukses meraih juara pertama dalam ASEAN Symposium for Youth Leaders (ASYL) 2026. Agenda bergengsi ini dihelatoleh Lee Kuan Yew School of Public Policy (LKYSPP), National University of Singapore (NUS), pada 10-12 September 2026 di NUSS Kent Ridge Guild House, Singapura.

Mewakili Indonesia dan UI, Aisha berkompetisi bersama timnya, 5EAblings, yang beranggotakanpemuda dari lima negara ASEAN, yakni Indonesia, Filipina, Malaysia, Singapura, dan Vietnam. Latar belakang yang beragam menjadi modal penting bagi tim dalam mengembangkan gagasan lintasperspektif mengenai tantangan kawasan. 5EAblings berhasil keluar sebagai Inaugural Champion setelah mengungguli sembilan tim lainnya dari berbagai negara di kawasan Asia Tenggara.

ASYL 2026 mengusung tema "ASEAN Youth Leaders: Diverse Perspectives, Shared Future", di mana pemimpin muda dari negara-negara ASEAN dipertemukan dan dibekali wawasan, jejaring, dan perspektif praktis mengenai tata kelola kebijakan publik yang membentuk masa depan kawasan. ASYL 2026 menjadi penyelenggaraan perdana dari program tersebut.

Problematika banjir Filipina dipilih oleh tim 5EAblings menjadi fokus proyek kelompok. Berangkatdari pengalaman tiap anggota dalam menghadapi persoalan banjir dan pengelolaan wilayah perairandi negara masing-masing, tim 5EAblings kemudian mengembangkan rancangan solusi jangkapanjang dalam merespons problematika banjir tersebut.

5EAblings mengembangkan visi jangka panjang agar Filipina mampu membalikkan tantangan banjirmenjadi fondasi mewujudkan Blue Economy Capital pada 2050, yang diproyeksikan menjadi pusatekonomi biru yang mandiri dalam pengelolaan sumber daya perairan secara berkelanjutan.

Gagasan kolaboratif tersebut diolah dan dikembangkan melalui rangkaian lokakarya futures thinking, mulai dari penentuan fokus masalah dan horizon scanning, identifikasi driving forces, visioning and prototyping, hingga backcasting. Pendekatan tersebut digunakan untuk memetakan langkah yang diperlukan dari visi 2050 menuju kondisi saat ini.

Pada closing ceremony, dewan juri menetapkan 5EAblings sebagai pemenang setelah sebelumnyapada hari terakhir simposium tim mempresentasikan rancangan solusi bersama terhadap persoalanbanjir di Filipina pada sesi Final Presentations and Judging.

Merangkum kiprahnya dan tim di ASYL 2026, Aisha menyampaikan, "Kami berangkat daripertanyaan sederhana: bagaimana masyarakat yang paling terdampak banjir bisa menjadi bagian darisolusinya, bukan hanya penerima dampak. Dalam hal ini, kami mengambil fokus komunitas nelayandi Hagonoy, Filipina. Bekerja dalam tim dengan latar belakang negara yang berbeda mengajarkansaya bahwa solusi kawasan lahir dari kesediaan untuk saling mendengar lebih dulu."

Aisha sendiri merupakan mahasiswa tingkat akhir Ilmu Kesejahteraan Sosial FISIP UI dengan fokuspada pendidikan, kesejahteraan anak, literasi, dan advokasi hak anak. Ia juga merupakan Duta Baca DKI Jakarta 2026 dan Juara 1 Mahasiswa Berprestasi Utama FISIP UI 2025.

Tidak hanya mengikuti jalannya perlombaan, para peserta ASYL 2026 juga mengikuti sejumlahagenda seperti sesi pleno, dialog, dan lokakarya keterampilan yang dipandu oleh tim LKYSPP dan praktisi senior. Prof. Yaacob Ibrahim, misalnya, memaparkan tentang transformasi digital di Singapura.

Adapun posisi ASEAN di tengah dinamika geopolitik disampaikan Assoc. Prof. Selina Ho, pertumbuhan inklusif dan mobilitas sosial oleh Dr. Ng Kok Hoe, serta dilema antarapertumbuhan ekonomi dan pembangunan berkelanjutan dipaparkan Terence Ho. Guna memperkayakhazanah wawasan, para peserta juga mengikuti learning journery ke sejumlah lokasi di Singapura untuk melihat langsung praktik kebijakan publik.

Prestasi Aisha dalam forum regional ASYL 2026 menjadi bukti nyata keunggulan mahasiswa UI yang berkomitmen menelurkan dampak nyata di masyarakat luas lewat kolaborasi lintas negara. Sekali lagi, UI membuktikan eksistensinya sebagai kampus terbaik di tanah air yang senantiasamendorong talenta-talenta mudanya meraih prestasi di kancah global.