Mazda Luncurkan SUV Listrik EZ-60, Tawarkan Fitur Futuristis Hingga Disebut Siap Saingi Tesla!

Genvoice.id | 28 Sep 2025

JAKARTA, GENVOICE.ID - Mazda resmi memperkenalkan SUV listrik terbarunya, EZ-60, di pasar Tiongkok dengan banderol harga mulai dari 119.900 yuan (sekitar Rp281 juta) hingga 160.900 yuan (Rp379 juta).

Dilansir dari Antara, obil ini akan dipasarkan dengan nama Mazda CX-6e saat diekspor ke pasar internasional pada 2026.

SUV anyar ini hadir dalam enam varian berdasarkan konfigurasi powertrain. Untuk model Range-Extended Hybrid, tersedia Base (Rp281 juta), Pro (Rp305 juta), dan Max (Rp327 juta). Sedangkan untuk versi Pure Electric, Mazda menawarkan Base (Rp328 juta), Pro (Rp352 juta), dan varian tertinggi Max (Rp379 juta).

EZ-60 dibangun di atas platform EPA milik Changan dan hadir dalam dua pilihan mesin, yakni versi listrik murni serta versi hybrid dengan jangkauan lebih luas. Kedua model mengusung desain eksterior modern khas Mazda dengan sentuhan futuristis. Bagian depan tampil dengan gril tertutup, logo Mazda yang menyala, lampu depan terpisah, serta DRL ramping. Detail lain termasuk gagang pintu tersembunyi, kaca spion samping elektronik, hingga saluran aerodinamis di pilar-D dan bumper depan.

Secara dimensi, mobil ini punya panjang 4.850 mm, lebar 1.935 mm, tinggi 1.620 mm, dengan jarak sumbu roda 2.902 mm. Semua varian mendapatkan velg 19 inci sebagai standar, sementara trim tertinggi bisa dipasangi velg 21 inci. Tersedia tujuh pilihan warna eksterior, dengan dua warna eksklusif yakni Nebula Purple dan Sky Blue.

Masuk ke dalam kabin, Mazda EZ-60 membawa nuansa mewah berteknologi tinggi. Interior bergaya wraparound dilengkapi layar 5K 26,45 inci sebagai pusat kontrol, dipadukan prosesor kabin 4nm. Ada juga head-up display AR 50 inci yang bisa di-upgrade menjadi 3D-HUD 100 inci. Tak ketinggalan, kemudi flat-bottom, pengisian daya nirkabel, hingga sistem audio premium 23-speaker Dolby Atmos ikut melengkapi.

Kursi depannya menggunakan desain zero gravity yang dilengkapi pemanas, ventilasi, pijat, serta pengaturan elektrik ganda. Baris kedua dirancang fleksibel dengan konfigurasi lipat 40:60.

Soal teknologi, Mazda menyematkan sistem bantuan pengemudi Level 2 dengan fitur adaptive cruise control, lane keeping, navigasi pintar di jalan raya maupun perkotaan, serta parkir otomatis. Untuk konektivitas, tersedia layanan data dasar seumur hidup, hiburan gratis 2 tahun, dan dukungan kontrol suara cerdas.

Dari sisi performa, versi listrik murni memakai motor 190 kW di bagian belakang yang dipadukan dengan baterai LFP 77,94 kWh, menghasilkan jarak tempuh 600 km (CLTC). Sementara varian range-extended menggabungkan mesin 1,5 liter dengan baterai 31,73 kWh, memberikan jangkauan listrik murni 200 km, tanpa mengurangi tenaga motor 190 kW.

Changan Mazda memastikan EZ-60 bukanlah satu-satunya, karena akan ada deretan model elektrifikasi baru yang menyusul. Langkah ini menjadi bagian dari strategi Mazda memperluas jajaran kendaraan energi barunya di Tiongkok, sebelum merambah pasar global.