Setan Merah Dipermalukan Tim Divisi 4 Liga Inggris, Fans Sebut Onana Biang Kekalahan
JAKARTA, GENVOICE.ID - Manchester United kembali menorehkan catatan memalukan. Kali ini, klub dengan 20 gelar Liga Inggris itu dipermalukan oleh tim divisi empat, Grimsby Town, di ajang Carabao Cup. Laga yang digelar di Blundell Park itu berakhir dramatis setelah United tersingkir lewat adu penalti dengan skor 11-12.
Kekalahan ini kian menambah tekanan besar pada manajer Ruben Amorim. Publik menyoroti buruknya permainan Setan Merah, yang meski sempat bangkit dari ketertinggalan dua gol, tetap gagal menunjukkan kualitas tim sekelas Premier League.
Babak Pertama Penuh Blunder
Sejak awal pertandingan, United tampil rapuh. Charles Vernam membuka keunggulan Grimsby setelah memanfaatkan kesalahan koordinasi antara Amad Diallo dan Manuel Ugarte. Kiper Andre Onana kembali jadi sorotan karena gagal mengantisipasi bola di tiang dekat.
Tak lama berselang, Tyrell Warren menggandakan skor setelah Onana melakukan kesalahan fatal dalam menghalau bola udara. Grimsby pun unggul 2-0 di babak pertama, sementara fans tuan rumah melontarkan ejekan "Premier League, you're having a laugh" ke arah pemain United.
Usaha Kebangkitan yang Terlambat
Memasuki babak kedua, Amorim langsung melakukan tiga pergantian dengan memasukkan Bruno Fernandes, Bryan Mbeumo, dan Matthijs de Ligt. Hasilnya, United sedikit lebih hidup. Mbeumo berhasil memperkecil kedudukan lewat gol menit ke-75, sebelum Harry Maguire menyamakan skor lewat sundulan.
Namun, meski skor imbang 2-2, permainan United tetap jauh dari meyakinkan. Grimsby terus menekan, bahkan nyaris menambah gol di tengah hujan deras yang membuat pertandingan semakin sulit bagi tim tamu.
Drama Adu Penalti
Laga berlanjut ke babak adu penalti yang berlangsung menegangkan. Kedua tim saling balas gol hingga skor mencapai 11-11. Puncak dramanya terjadi saat tendangan Mbeumo membentur mistar, membuat Christy Pym dan kawan-kawan merayakan kemenangan bersejarah.
Bagi Grimsby, kemenangan ini adalah salah satu momen terbesar sepanjang sejarah klub. Ribuan fans langsung tumpah ke lapangan, menyanyikan "Oh when the Town go steaming in" untuk merayakan kejutan besar yang mereka berikan.
Tekanan untuk Amorim dan Onana
Sementara itu, nasib Ruben Amorim di Old Trafford mulai dipertanyakan. Meski baru menghabiskan lebih dari £200 juta untuk belanja pemain, timnya dinilai tidak memiliki arah permainan yang jelas. Lebih parah lagi, Onana kembali menjadi sorotan utama karena performanya yang penuh blunder.
Dengan kekalahan ini, Manchester United belum meraih kemenangan dalam empat laga awal musim. Tekanan dari fans semakin keras, bahkan chant "you're getting sacked in the morning" terdengar nyaring di stadion. Jika situasi tak membaik, bukan mustahil Amorim akan segera kehilangan jabatannya.