Thailand Rebut Posisi Ketiga Piala AFF U-23 2025 Usai Tumbangkan Filipina 3-1
JAKARTA, GENVOICE.ID - Timnas U-23 Thailand berhasil mengamankan peringkat ketiga di ajang Kejuaraan ASEAN U-23 2025 setelah menaklukkan Filipina dengan skor 3-1 dalam pertandingan perebutan tempat ketiga yang berlangsung di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, pada Senin (28/7). Dalam pertandingan ini, Thailand tampil lebih agresif dengan 17 percobaan tembakan, sembilan di antaranya mengarah tepat ke gawang. Meski Filipina unggul dalam penguasaan bola sebesar 54 persen, mereka kesulitan menciptakan peluang yang benar-benar membahayakan.
Gol pertama Thailand tercipta pada menit ke-29 lewat sepakan Phanthamit Praphanth. Umpan manis dari Sittha Boonlha berhasil dikonversi menjadi gol pembuka yang membawa Thailand unggul 1-0 hingga babak pertama berakhir.
Babak Kedua Lebih Seru: Filipina Sempat Bangkit
Memasuki babak kedua, Filipina berusaha membalikkan keadaan. Beberapa kali serangan mereka nyaris mengancam gawang Thailand, termasuk tembakan Jian Vinz Solomon Caraig yang berhasil dihalau barisan belakang Gajah Putih.
Namun justru Thailand yang sukses menggandakan keunggulan lewat gol Siraphop Wandee pada menit ke-74. Umpan Yotsakon Burapha diselesaikan dengan sempurna oleh Wandee menjadi gol kedua bagi Thailand.
Filipina Beri Perlawanan, Tapi Thailand Bungkam Harapan
Tertinggal dua gol, Filipina tak menyerah. Mereka memperkecil ketertinggalan menjadi 2-1 lewat sundulan Otu Abang Banatao di menit ke-78, memanfaatkan umpan dari Gavin Muens. Bahkan, Banatao sempat nyaris mencetak gol kedua, namun sepakannya masih membentur mistar gawang.
Alih-alih menyamakan kedudukan, gawang Filipina justru kembali kebobolan. Kali ini giliran Seksan Ratree yang mencatatkan namanya di papan skor melalui sepakan keras yang tak mampu dihalau kiper Filipina, menutup laga dengan skor 3-1 untuk kemenangan Thailand.
Thailand Pulang dengan Medali Perunggu
Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 3-1 tetap bertahan dan memastikan Thailand keluar sebagai peringkat ketiga dalam turnamen ini. Hasil ini menjadi penutup manis bagi skuad asuhan Thawatchai Damrong-Ongtrakul yang sebelumnya gagal melaju ke partai final.
Sementara bagi Filipina, ini jadi momentum evaluasi untuk menata ulang kekuatan tim muda mereka di level regional.