Meta Gaet Eks Ilmuwan OpenAI di Balik GPT-4! Siap Saingi ChatGPT Lewat Laboratorium AI Super Canggih

Genvoice.id | 28 Jul 2025

JAKARTA, GENVOICE.ID - Meta resmi mengangkat Shengjia Zhao, mantan peneliti OpenAI yang dikenal sebagai sosok di balik ChatGPT, GPT-4, dan model penalaran AI o1, sebagai kepala ilmuwan di laboratorium kecerdasan buatan barunya, Meta Superintelligence Labs (MSL).

Kabar ini diumumkan langsung oleh CEO Meta, Mark Zuckerberg, melalui unggahan di Threads pada Jumat (25/7). Zhao sebelumnya telah menjadi ilmuwan utama di MSL sejak hari pertama pendirian lab, dan kini resmi menjabat sebagai pemimpin upaya penelitian AI superinteligensi Meta.

"Shengjia ikut mendirikan lab ini dan telah memelopori terobosan seperti paradigma penskalaan baru," tulis Zuckerberg, merujuk pada kontribusinya dalam pengembangan model AI penalaran pertama OpenAI, o1.

Penunjukan Zhao melengkapi struktur kepemimpinan MSL yang kini juga dipimpin oleh Alexandr Wang, mantan CEO Scale AI. Bersama Zhao, Wang akan membawa MSL menuju misi ambisius menciptakan model AI generasi berikutnya.

Tak hanya merekrut Zhao, Meta juga menarik sejumlah ilmuwan top dari berbagai laboratorium AI terkemuka dunia seperti:

  • OpenAI

  • Google DeepMind

  • Anthropic

  • Apple

  • Safe Superintelligence

  • FAIR (Fundamental AI Research)

Bahkan menurut laporan, Zuckerberg menghubungi para peneliti langsung melalui surel pribadi, dan mengundang mereka ke rumah pribadinya di Lake Tahoe untuk negosiasi secara eksklusif.

Untuk mendukung ambisinya menciptakan model AI terdepan dunia, Meta membangun klaster komputasi awan berkapasitas 1 gigawatt bernama Prometheus di Ohio, yang akan mulai beroperasi pada 2026.

Sebagai gambaran, daya 1 gigawatt cukup untuk memberi listrik pada lebih dari 750.000 rumah - dan Meta akan menggunakannya hanya untuk pelatihan AI skala besar.

Dengan klaster ini, Meta akan menjadi salah satu perusahaan teknologi pertama di dunia dengan infrastruktur pelatihan AI sebesar ini, memungkinkan riset dan pengembangan model superintelligence di bawah kendali MSL.