Messi Pecahkan Dua Rekor Piala Dunia Lagi, Gol Tendangan Bebas ke Gawang Yordania Bikin Sejarah
JAKARTA, GENVOICE.ID - Lionel Messi kembali menambah daftar pencapaiannya di Piala Dunia. Meski memulai pertandingan dari bangku cadangan, kapten Argentina itu tetap berhasil mencetak gol saat timnya mengalahkan Yordania 3-1 pada laga terakhir Grup J Piala Dunia 2026.
Gol yang dicetak melalui tendangan bebas pada menit ke-80 tidak hanya memastikan kemenangan Argentina, tetapi juga membawa Messi mencatatkan dua rekor baru di panggung Piala Dunia.
Masuk pada babak kedua, pemain berusia 39 tahun tersebut langsung memberikan dampak bagi permainan Argentina. Tendangan bebasnya gagal dihentikan kiper Yordania dan menjadi gol ketiga Albiceleste dalam pertandingan tersebut.
Sebelum gol Messi, Argentina lebih dulu unggul melalui Giovani Lo Celso pada menit ke-19 dan Lautaro Martinez yang mencetak gol dari titik penalti pada menit ke-31. Yordania sempat memperkecil ketertinggalan lewat Mousa Tamari pada awal babak kedua sebelum Messi memastikan kemenangan timnya.
Hasil tersebut membuat Argentina menyapu bersih tiga pertandingan fase grup dengan kemenangan. Tim asuhan Lionel Scaloni pun melangkah ke babak 32 besar sebagai juara Grup J.
Gol ke gawang Yordania membuat Messi menjadi pemain pertama yang mampu mencetak gol dalam tujuh pertandingan Piala Dunia secara beruntun. Catatan tersebut dimulai sejak empat laga terakhir Argentina pada Piala Dunia 2022 dan berlanjut hingga tiga pertandingan fase grup Piala Dunia 2026.
Pencapaian itu semakin menegaskan konsistensi Messi di level tertinggi sepak bola dunia. Tidak banyak pemain yang mampu mempertahankan produktivitas gol di dua edisi Piala Dunia yang berbeda.
Selain rekor tersebut, Messi juga memperlebar catatan golnya di Piala Dunia. Gol ke gawang Yordania menjadi gol ke-19 sepanjang kariernya di turnamen tersebut.
Jumlah tersebut membuat Messi semakin kokoh sebagai salah satu pencetak gol terbanyak dalam sejarah Piala Dunia. Torehan itu terasa semakin istimewa karena ia masih mampu tampil menentukan di usia 39 tahun.
Tak hanya itu, gol tendangan bebas yang dicetak ke gawang Yordania juga menambah catatan golnya dari luar kotak penalti di Piala Dunia. Kemampuan Messi mencetak gol dari situasi bola mati terus menjadi salah satu senjata utama Argentina.
Keputusan pelatih Lionel Scaloni untuk menyimpan Messi sejak awal pertandingan juga terbukti tepat. Sang kapten tetap mampu memberikan pengaruh besar meski tidak bermain penuh.
Kini Argentina melangkah ke fase gugur dengan modal sempurna setelah meraih tiga kemenangan dari tiga pertandingan. Kehadiran Messi yang masih mampu tampil menentukan membuat Albiceleste kembali menjadi salah satu kandidat kuat juara Piala Dunia 2026.
Bagi Messi sendiri, Piala Dunia 2026 kembali menjadi panggung untuk menambah catatan bersejarah dalam karier yang sudah dipenuhi berbagai rekor. Setiap penampilannya bersama Argentina kini terus menghadirkan peluang lahirnya rekor-rekor baru.