Update Terbaru! Korban Tewas Kecelakaan Kereta Bekasi Timur Tembus 15 Orang
JAKARTA, GENVOICE.ID - Kabar duka kembali datang dari tragedi tabrakan kereta di Stasiun Bekasi Timur. Jumlah korban meninggal dunia dilaporkan terus bertambah dan kini mencapai angka yang lebih tinggi dari laporan awal.
Berdasarkan pembaruan terbaru, total korban tewas dalam kecelakaan antara KRL Commuter Line dan KA Argo Bromo Anggrek kini menjadi 15 orang.
Angka ini meningkat dari sebelumnya yang sempat dilaporkan 14 korban jiwa, seiring proses evakuasi dan identifikasi yang masih berlangsung di lapangan.
Tak hanya korban meninggal, puluhan penumpang lainnya juga mengalami luka-luka dan masih menjalani perawatan di berbagai rumah sakit. Bahkan, beberapa korban sempat terjebak di dalam gerbong yang ringsek, sehingga proses penyelamatan berlangsung cukup dramatis.
Tragedi ini terjadi setelah KA Argo Bromo Anggrek menabrak rangkaian KRL yang sedang berhenti di jalur. Benturan keras terutama menghantam bagian gerbong tertentu, menyebabkan kerusakan parah dan banyak korban berjatuhan.
Di tengah situasi ini, proses identifikasi korban masih terus dilakukan oleh pihak berwenang. Sejumlah jenazah juga telah dibawa ke rumah sakit, termasuk RS Polri Kramat Jati, untuk penanganan lebih lanjut.
Peristiwa ini menjadi salah satu kecelakaan kereta paling serius dalam beberapa waktu terakhir, sekaligus memicu sorotan terhadap keselamatan transportasi rel di Indonesia.