Basarnas: Seluruh Korban Tewas Kecelakaan Kereta Bekasi Perempuan Dewasa

Genvoice.id | 28 Apr 2026

JAKARTA, GENVOICE.ID - Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas), Muhammad Syafii, mengungkapkan bahwa seluruh korban jiwa dalam kecelakaan antara KA Argo Bromo dan KRL di Bekasi Timur merupakan perempuan dewasa. Hal ini disampaikan dalam konferensi pers yang digelar pada Selasa (28/4).

Menurutnya, tidak ditemukan korban dari kalangan anak-anak dalam insiden tersebut. Seluruh korban yang meninggal telah dikategorikan sebagai perempuan dewasa berdasarkan hasil pendataan di lapangan.

Lebih lanjut, Syafii menyampaikan bahwa proses evakuasi resmi dihentikan pada pukul 08.00 WIB. Seluruh tim SAR yang terlibat telah ditarik kembali ke pos masing-masing setelah dipastikan tidak ada lagi korban yang tertinggal di lokasi kejadian. Jenazah korban pun telah dibawa ke rumah sakit untuk proses identifikasi lebih lanjut.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia, Bobby Rasyidin, menyebut total korban dalam peristiwa ini mencapai 98 orang. Dari jumlah tersebut, 14 orang dinyatakan meninggal dunia, sementara 84 lainnya mengalami luka-luka.

Sebagai langkah penanganan, KAI membuka posko darurat selama 14 hari di dua lokasi, yakni Stasiun Gambir dan Stasiun Bekasi Timur. Sementara itu, operasional KRL di Stasiun Bekasi Timur masih belum kembali normal dan tetap ditutup sementara.

KAI juga memastikan seluruh korban mendapatkan penanganan terbaik. Para korban luka saat ini dirawat di berbagai rumah sakit di wilayah Bekasi, termasuk RSUD Bekasi, RS Bella, RS Primaya, RS Mitra Plumbon Cibitung, RS Bakti Kartini, RS Siloam Bekasi Timur, RS Hermina, serta RS Mitra Keluarga Bekasi.

Selain itu, seluruh biaya pengobatan bagi korban luka serta biaya pemakaman untuk korban meninggal ditanggung penuh oleh pihak asuransi dan perusahaan.

Tak hanya fokus pada korban, KAI juga mengamankan barang-barang milik penumpang yang ditemukan di lokasi kejadian. Seluruh barang tersebut kini berada di layanan lost and found dan dikelola bersama pihak kepolisian guna mendukung proses identifikasi serta kebutuhan lanjutan.

Untuk mendapatkan informasi terbaru, masyarakat dapat menghubungi Contact Center KAI 121 atau mengakses kanal resmi dari PT Kereta Api Indonesia.