Penumpang Bandara Bali Tembus 942 Ribu Orang Selama Lebaran 2026, Lonjakan Trafik Udara Di Bandara Ngurah Rai Lampaui Catatan Tahun Lalu
JAKARTA, GENVOICE.ID - Kabar gila datang dari destinasi wisata favorit dunia, Pulau Dewata, yang baru saja mencatatkan angka kunjungan yang luar biasa masif selama periode libur panjang tahun ini. Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali, melaporkan bahwa dalam kurun waktu 15 hari berjalannya Posko Angkutan Lebaran 2026, jumlah manusia yang terbang melintasi gerbang udara Bali ini sudah menyentuh angka hampir satu juta orang.
Fenomena ini bener-bener menunjukkan kalau Bali tetap jadi magnet paling kuat bagi wisatawan, baik itu pemudik lokal maupun turis mancanegara yang ingin menghabiskan waktu libur Lebaran dan Nyepi di sana. Bayangkan saja, suasana bandara yang biasanya sudah ramai, kini berubah menjadi lautan manusia dengan jadwal penerbangan yang sangat padat dari pagi buta sampai tengah malam.
Rekor ini sekaligus mematahkan pencapaian di periode yang sama pada tahun sebelumnya, membuktikan kalau gairah traveling masyarakat kita sudah kembali pulih total dan bahkan semakin meningkat tajam di tahun 2026 ini nih Gen.
Berdasarkan data resmi yang dirilis, total pengguna jasa angkutan udara di Bandara Ngurah Rai sejak tanggal 13 hingga 27 Maret 2026 telah mencapai angka 941.956 penumpang. Angka ini menunjukkan pertumbuhan sebesar 0,3 persen dibandingkan tahun 2025 yang kala itu mencatatkan 934.754 orang.
Meskipun terlihat tipis, namun jika kita bedah lebih dalam, rata-rata penumpang yang dilayani setiap harinya mencapai 62.797 orang. Sebuah angka yang bener-bener bikin geleng-geleng kepala buat sebuah operasional bandara internasional.
Communication and Legal Division Head Bandara I Gusti Ngurah Rai, Gede Eka Sandi Asmadi, menjelaskan bahwa total ratusan ribu penumpang itu terbagi menjadi dua kategori besar. Untuk jalur domestik, tercatat ada 417.567 orang yang terdiri dari pemudik yang datang maupun berangkat.
Sementara itu, jalur internasional justru lebih mendominasi dengan total 524.389 penumpang. Hal ini mengindikasikan kalau Bali nggak cuma diserbu warga lokal, tapi juga dibanjiri turis asing yang sengaja datang buat menikmati vibes liburan di Indonesia.
Nggak cuma jumlah orangnya yang meledak, pergerakan pesawat di landasan pacu juga ikutan sibuk banget. Tercatat ada 5.705 pergerakan pesawat selama periode ini, naik 3 persen dibandingkan tahun lalu. Kesibukan ini makin gila karena adanya 218 penerbangan tambahan alias extra flight buat mengakomodasi membludaknya jumlah pelancong.
Rute yang paling banyak menyumbang trafik adalah Jakarta (CGK) dengan 104 pergerakan, disusul Surabaya (SUB) dengan 50 pergerakan, dan Lombok (LOP) sebanyak 24 pergerakan.
Puncak keramaian paling parah sebelum Idul Fitri terjadi pada tanggal 18 Maret dengan total 71.442 penumpang dalam satu hari. Namun, rekor tertinggi selama 15 hari posko berdiri justru jatuh pada tanggal 23 Maret 2026, di mana jumlah orang yang dilayani menembus angka 72.139 penumpang.
Meski angka-angka ini sudah sangat tinggi, pihak bandara mengingatkan kalau posko ini masih akan terus beroperasi sampai tanggal 30 Maret mendatang. Jadi, buat kamu yang punya rencana terbang dari atau menuju Bali dalam beberapa hari ke depan, pastikan datang lebih awal ke bandara supaya nggak terjebak antrean panjang karena pengawasan ketat masih akan terus dilakukan demi kelancaran arus balik.