Riset Ilmiah Buktikan, Kakao Ternyata Ampuh Lindungi Jantung dari Bahaya Duduk Terlalu Lama!

Genvoice.id | 27 Nov 2025

JAKARTA, GENVOCIE.ID - Gen, siapa di sini yang sehari-harinya dihabiskan sambil duduk manis? Entah itu karena kuliah online, kerja di depan laptop, atau maraton serial di Netflix. Gaya hidup less moving alias minim gerak ini memang sudah jadi hal yang sangat umum, apalagi di era serba digital ini. Tapi, kalian tahu kan, kalau duduk terlalu lama itu bahaya banget buat kesehatan? Salah satu organ yang paling terancam adalah jantung dan sistem pembuluh darah kita.

Kabar baiknya, penelitian terbaru membawa secercah harapan yang sangat menyenangkan, terutama buat kalian para pecinta cokelat! Sebuah riset mengungkapkan bahwa makanan dan minuman yang kaya akan zat bernama flavanol, seperti kakao dan teh, ternyata memiliki kemampuan super untuk membantu melindungi kesehatan jantung kita dari efek negatif kebiasaan duduk berjam-jam. Ini artinya, snacking yang tepat bisa jadi booster buat kesehatan, lho!

Studi ini dilakukan oleh para ahli dan hasilnya sudah diterbitkan dalam Journal of Physiology. Mereka ingin membuktikan bahwa zat alami ini bisa menjadi "tameng" sederhana melawan dampak buruk kurang bergerak.

Kenapa Flavanol Kakao Itu Keren Banget?

Dilansir dari Antara, penulis utama penelitian dari Universitas Birmingham, Asisten Profesor Ilmu Gizi Caterina Randeiro, menyampaikan bahwa hasil riset mereka sangat menjanjikan.

"Penelitian kami menunjukkan bahwa mengonsumsi makanan dan minuman berflavanol tinggi saat duduk merupakan cara yang baik untuk mengurangi dampak buruk dari kurang bergerak terhadap sistem pembuluh darah,"

Pernyataan ini jelas menunjukkan bahwa menambahkan asupan flavanol ke dalam rutinitas harian bisa menjadi solusi praktis dan mudah untuk menjaga fungsi pembuluh darah tetap optimal meskipun kita harus duduk lama.

Proses Penelitian dan Hasil yang Mencengangkan

Studi ini melibatkan 40 pria muda yang memiliki tingkat kebugaran yang berbeda-beda, mulai dari yang sangat bugar hingga yang kurang bugar. (Kelompok perempuan tidak diikutsertakan karena adanya kekhawatiran hormon estrogen dapat memengaruhi hasil akhir penelitian).

Para peserta diminta untuk menjalani simulasi gaya hidup pasif: duduk selama dua jam penuh. Namun, sebelum sesi duduk itu dimulai, mereka dibagi menjadi dua kelompok. Satu kelompok mengonsumsi minuman kakao yang tinggi flavanol, sementara kelompok lainnya meminum kakao yang rendah flavanol.

Setelah dua jam duduk, para peneliti langsung mengukur berbagai indikator kesehatan, termasuk:

  • Aliran dan tekanan darah.

  • Suplai oksigen yang diterima otot.

  • Fungsi pembuluh darah di lengan dan kaki.

Hasil yang didapatkan sungguh clear dan mencengangkan!

Kelompok yang meminum kakao rendah flavanol mengalami serangkaian efek negatif: fungsi pembuluh darah di lengan dan kaki mereka menurun, tekanan darah diastolik (angka bawah) meningkat, aliran darah melambat, dan suplai oksigen ke otot kaki berkurang. Efek buruk ini muncul baik pada peserta yang rutin berolahraga (bugar) maupun yang tidak terlalu bugar. Artinya, tidak peduli seberapa bugar kamu, duduk terlalu lama tetap berisiko!

Sebaliknya, kelompok yang mengonsumsi kakao tinggi flavanol menunjukkan resistensi yang luar biasa. Mereka tidak mengalami penurunan fungsi pembuluh darah sedikit pun selama dua jam duduk tersebut. Ini membuktikan bahwa flavanol dalam kakao benar-benar bekerja sebagai pelindung!

Lebih dari Sekadar Kakao: Sumber Flavanol Lain yang Wajib Gen Coba

Para peneliti melihat flavanol sebagai pilihan yang mudah dan efektif untuk dimasukkan ke dalam kebiasaan makan sehari-hari kita. Ini kabar baik, Gen, karena flavanol tidak hanya ada di kakao murni. Kalian bisa menemukan zat keren ini di berbagai makanan simple yang mudah ditemukan:

  • Apel dan plum.

  • Berbagai jenis beri (stroberi, blueberry, dsb).

  • Kacang-kacangan.

  • Teh hitam dan teh hijau.

Namun, para peneliti juga mengingatkan bahwa mengonsumsi flavanol saja tidak cukup. Dalam menghadapi gaya hidup sedentary (minim gerak) yang makin umum, asupan flavanol harus dikombinasikan dengan kebiasaan yang lebih aktif. Mereka menyarankan kita untuk mengurangi waktu duduk total. Misalnya, dengan berdiri secara berkala, atau mengambil waktu sebentar untuk berjalan-jalan kecil di sela-sela aktivitas duduk.

Jadi, sekarang Gen punya alasan ilmiah yang keren untuk menikmati minuman kakao hangat atau secangkir teh di sela waktu ngampus atau kerja. Ingat, move sedikit, snack kakao tinggi flavanol, dan jaga jantungmu tetap sehat!

Gen, kira-kira makanan kaya flavanol apa lagi yang paling sering kalian konsumsi selain kakao?