John Stones Kapten City Angkat Suara Usai Kekalahan dari Leverkusen di Liga Champions

Genvoice.id | 27 Nov 2025

JAKARTA, GENVOICE.ID - Manchester City pulang tanpa poin saat menjamu Bayer Leverkusen di Etihad Stadium, dan kekalahan itu terasa makin berat bagi John Stones. Gen, bek asal Inggris tersebut dipercaya mengenakan ban kapten pada laga itu, tetapi justru harus melihat timnya takluk 0-2 di hadapan pendukung sendiri. Situasi itu membuatnya cukup terpukul, apalagi City sebenarnya tampil dominan dari sisi penguasaan bola, tetapi tetap tidak mampu membobol gawang lawan.

Stones mengakui kalau laga tersebut berjalan jauh dari ekspektasinya. Ia menggantikan peran Bernardo Silva yang tidak dimainkan sejak awal, sementara Ruben Dias dan Rodri juga tidak turun sejak menit pertama. Erling Haaland pun baru bisa masuk sebagai pemain pengganti di babak kedua. Dengan kondisi tim yang tidak lengkap, City berusaha menjaga ritme, namun Leverkusen tampil lebih efektif.

"Kami semua kecewa terutama saya yang memimpin tim pada pertandingan ini," ujar Stones, dikutip dari laman resmi Manchester City.

Menurutnya, Leverkusen datang dengan gaya permainan yang sangat rapi dan kuat dalam menguasai bola. Hal itu membuat City kesulitan mengunci lawan di area tertentu seperti yang biasa mereka lakukan. Stones menilai tim tamu benar-benar berhasil keluar dari tekanan yang coba dibangun skuad Pep Guardiola.

"Kami berusaha sekuat mungkin untuk menembus mereka sama seperti dalam latihan. Mereka berhasil keluar dari tekanan," kata pemain berusia 31 tahun itu.

Tidak hanya soal tekanan, Stones juga menyebut ada banyak aspek permainan City yang "hilang" sepanjang pertandingan. Ia menyoroti minimnya agresivitas dan tumpulnya penyelesaian akhir yang membuat berbagai peluang terbuang sia-sia.

"Banyak hal yang hilang dan Anda dapat melihatnya dari berbagai sudut pandang. Beberapa aspek tidak mencerminkan kami sebagai sebuah tim dan pemain," lanjutnya.

Padahal, dari data UEFA, City memegang 55 persen penguasaan bola dan membuat 20 percobaan tembakan. Tujuh di antaranya tepat sasaran, tetapi tidak satu pun menghasilkan gol. Berbanding terbalik dengan Leverkusen yang justru tampil sangat efisien dengan dua gol dari dua tembakan tepat sasaran.

Dua gol bagi tim tamu masing-masing dicetak oleh Alejandro Grimaldo pada menit 23 dan Patrick Schick di menit 54. Hasil tersebut memaksa City turun ke posisi keenam klasemen sementara Liga Champions UEFA dengan 10 poin dari lima laga. Sementara itu, Leverkusen berhasil naik ke peringkat 13 berkat tambahan tiga angka tersebut.

Kekalahan ini jelas menjadi pukulan bagi Stones dan seluruh skuad City, terutama menjelang fase penting Liga Champions musim ini. City harus kembali mencari ritme terbaik kalau tak ingin posisi mereka makin melorot, Gen.