Pencarian 2 Orang Hilang Pascademo Jakarta Belum Usai, Polisi Terus Lakukan Penelusuran!

Genvoice.id | 27 Sep 2025

JAKARTA, GENVOICE.ID - Gen, cerita soal orang hilang pascademo di Jakarta masih jadi sorotan. Hingga kini, dua orang bernama Reno Syachputra Dewo dan Muhammad Farhan Hamid belum juga ditemukan. Polisi memastikan pencarian keduanya masih berlanjut dengan dukungan penuh dari berbagai pihak.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Brigjen Pol Ade Ary Syam Indradi, menegaskan pihaknya sudah menjalin komunikasi langsung dengan keluarga korban. Ia meminta doa dan dukungan agar keberadaan mereka segera diketahui.
"Seperti yang pernah kami sampaikan bahwa saudara-saudara kami yang hilang, yang dilaporkan hilang, itu adalah saudara-saudara kami. Tim sudah berkomunikasi dengan pihak keluarga, jadi mohon doanya mohon dukungannya dari semua pihak," jelas Ade Ary, dilansir dari ANTARA.

Menariknya, muncul kabar bahwa akun media sosial Farhan masih aktif dan diduga dijalankan oleh orang lain. Ade Ary menanggapi hal ini dengan hati-hati.
"Baik, nanti saya cek ya. Saya baru mendapatkan informasi. Setiap informasi sekecil apapun itu nanti akan didalami oleh tim ya. Tentunya harapan kita bersama dan mohon doa restu bahwa dua saudara kita ini dapat diketemukan," ujarnya.

Kasus orang hilang pascademo ini bukan yang pertama. Sebelumnya, publik sempat geger dengan laporan hilangnya Bima Permana Putra dan Eko Purnomo. Namun belakangan terungkap kalau keduanya ternyata pergi atas keinginan sendiri untuk hidup mandiri.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Wira Satya Triputra, menyampaikan Bima meninggalkan rumah sejak 1 September 2025 menuju Malang. Dalam perjalanan, ia menjual sepeda motornya di Tegal, lalu melanjutkan perjalanan naik kereta. Di Malang, Bima menghidupi diri dengan berjualan mainan barongsai di sebuah klenteng di kawasan Kotalama.

Sementara itu, Eko memilih jalannya sendiri dengan pergi ke Kalimantan Tengah. Ia bergabung dengan kapal penangkap ikan untuk bekerja dan mencari nafkah. Hal ini juga ditegaskan oleh Dirsiber Polda Metro Jaya, Kombes Pol Roberto GM Pasaribu, yang mengatakan bahwa alasan Eko pergi murni untuk mandiri.

Kasus Reno dan Farhan kini jadi perhatian besar karena berbeda dengan kasus Bima dan Eko yang akhirnya terungkap. Harapannya, pencarian ini bisa segera menemukan titik terang agar keluarga yang menunggu tidak terus diliputi ketidakpastian.