Status Baru Thom Haye, Pemain Termahal Persib Bandung dan Super League 2025/2026

Genvoice.id | 27 Aug 2025

JAKARTA, GENVOICE.ID - Persib Bandung resmi memperkenalkan gelandang Timnas Indonesia, Thom Haye, sebagai rekrutan anyar menjelang penutupan bursa transfer musim panas 2025. Kedatangan Haye langsung mengukuhkannya sebagai pemain dengan nilai pasar tertinggi di skuad Maung Bandung dan bahkan di kompetisi Super League musim 2025/2026. Pengumuman resmi dilakukan pada Rabu, 28 Agustus 2025, melalui siaran nasional TVRI. Dalam kesempatan yang sama, Persib juga memperkenalkan bek asal Italia, Federico Barba, sebagai bagian dari penguatan lini belakang. Thom Haye dikontrak selama dua tahun dan akan menjadi motor permainan di lini tengah Persib Bandung.

Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat, Adhitia Putra Herawan, menyebut perekrutan Thom Haye sebagai langkah strategis untuk memperkuat tim dalam menghadapi dua kompetisi besar yakni Super League dan AFC Champions League Two.

"Wilujeng sumping Thom Haye. PERSIB menyambut kedatanganmu dengan penuh semangat dan mengajakmu menapaki petualangan baru di Super League dan AFC Champions League 2. Kami percaya kualitas dan pengalamannya akan menjadi tambahan penting untuk ambisi Persib," kata Adhitia melalui laman resmi Persib Bandung, dikutip Rabu (27/8).

Menurut data dari Transfermarkt, nilai pasar Thom Haye saat ini mencapai Rp17,3 miliar. Angka tersebut menjadikannya sebagai pemain termahal di Persib, mengungguli Federico Barba yang bernilai Rp8,6 miliar dan Patricio Matricardi dengan Rp6,9 miliar. Bahkan, nilai pasar Haye mengalahkan Marc Klok, yang sebelumnya menjadi pemain lokal termahal di klub tersebut.

Tak hanya dari sisi nilai pasar, gaji Thom Haye juga mencuri perhatian. Berdasarkan laporan Capology, Haye diperkirakan menerima penghasilan kotor sebesar 1,5 juta euro per tahun, atau sekitar Rp28,5 miliar. Dengan gaji bulanan mencapai Rp750 juta, ia menjadi salah satu pemain dengan bayaran tertinggi di Super League Indonesia.

Angka tersebut juga menempatkan Thom Haye di posisi teratas, melewati rekrutan anyar Bali United, Thijmen Goppel, yang sebelumnya memimpin dengan valuasi Rp12,17 miliar. Goppel, winger asal Belanda, direkrut Bali United untuk memperkuat lini serang mereka di Super League 2025/2026.

Di posisi kedua, ada Jordi Amat, bek naturalisasi Timnas Indonesia yang bergabung dengan Persija Jakarta. Amat memiliki nilai pasar sebesar Rp11,30 miliar. Pengalamannya bermain di La Liga dan Liga Malaysia menjadikannya salah satu pemain paling berpengaruh di lini belakang Persija.

Menempati posisi ketiga adalah trio pemain dengan nilai pasar identik, yakni Rp9,56 miliar. Mereka adalah Rizky Ridho (bek tengah Persija Jakarta), Donny Warmerdam (gelandang PSIM Yogyakarta), dan Carlos Franca (striker asal Brasil yang kini memperkuat Persijap Jepara). Ketiganya menunjukkan performa impresif di level klub dan menjadi bagian penting dalam strategi masing-masing tim.

Kehadiran Thom Haye di Persib Bandung diharapkan mampu memberikan dampak signifikan, baik dari sisi teknis permainan maupun daya saing klub di level nasional dan Asia. Dengan pengalaman bermain di berbagai klub Eropa seperti AZ Alkmaar, Willem II, dan Almere City, Haye membawa kualitas dan visi permainan yang dibutuhkan Persib untuk meraih prestasi lebih tinggi.