Menang Agregat 2-6, Bodo/Glimt Amankan Slot Liga Champions Meski Kalah dari Sturm Graz
JAKARTA, GENVOICE.ID - Bodo/Glimt memastikan langkah mereka ke fase grup Liga Champions 2025-2026. Klub asal Norwegia itu memang tumbang 2-1 di kandang Sturm Graz pada leg kedua babak playoff, Rabu (27/8) dini hari WIB, namun tetap unggul agregat besar 6-2 berkat kemenangan telak di pertemuan pertama.
Bertanding di Stadion Liebenauer, Styria, Bodo/Glimt tampil percaya diri meski mendapat tekanan dari tuan rumah. Bahkan, pasukan Kjetil Knutsen sempat unggul lebih dulu lewat gol Mathias Jorgensen pada menit ke-15 setelah memanfaatkan umpan Jens Petter Hauge. Gol tersebut praktis mematahkan harapan Sturm Graz yang butuh kemenangan besar untuk membalikkan keadaan.
Namun, tim Austria itu tidak menyerah begitu saja. Melansir dari Kompas, Rabu (27/8), penyerang Seedy Jatta sukses menyamakan kedudukan di menit ke-30. Jatta, yang sempat bermain di klub-klub Skandinavia sebelum bergabung dengan Sturm Graz, tampil eksplosif dan jadi ancaman utama sepanjang babak pertama. Skor 1-1 bertahan hingga turun minum.
Di babak kedua, tuan rumah makin berani keluar menyerang. Dominasi penguasaan bola mereka mencapai 52 persen, sedikit lebih unggul dibanding Bodo/Glimt. Tekanan itu akhirnya berbuah gol kedua lewat Tim Oermann di menit ke-73, setelah menerima assist matang dari Leon Grgic. Skor berubah menjadi 2-1 untuk Sturm Graz, namun secara agregat mereka masih jauh tertinggal.
Hingga laga usai, tidak ada tambahan gol lain. Sturm Graz memang berhasil merebut kemenangan di leg kedua, tapi hasil itu hanya jadi hiburan setelah kalah telak 5-1 di Norwegia pada pertemuan sebelumnya. Bodo/Glimt pun melangkah mantap ke babak grup dengan agregat 6-2.
Kesuksesan ini makin menegaskan reputasi Bodo/Glimt sebagai kekuatan baru di sepak bola Eropa. Dalam beberapa musim terakhir, mereka mencuri perhatian lewat permainan ofensif di bawah asuhan Knutsen, bahkan sempat menumbangkan klub besar seperti AS Roma di ajang Eropa. Lolosnya juara Eliteserien ini juga menjadi kebanggaan tersendiri bagi sepak bola Norwegia yang jarang punya wakil di fase grup Liga Champions.
Sementara itu, Sturm Graz harus kembali puas melanjutkan kiprah di kompetisi Eropa lain. Meski gagal ke Liga Champions, mereka masih berpeluang tampil di Liga Europa, yang bisa menjadi ajang pembuktian sekaligus kesempatan untuk mengukur kekuatan melawan tim-tim besar.
Dengan lolosnya Bodo/Glimt, daftar peserta fase grup Liga Champions musim 2025-2026 makin menarik. Publik menantikan bagaimana klub asal Norwegia ini menguji kualitas mereka melawan raksasa-raksasa Eropa, sembari membawa semangat kejutan khas tim kuda hitam.