Jerawat Kamu Gatal? Bisa Jadi Bukan Jerawat Biasa, tapi Jamur!
JAKARTA, GENVOICE.ID-Gen, musim hujan emang bikin suasana adem, tapi juga bikin kulit gampang bermasalah. Salah satunya jerawat yang gatal, nyebar, dan nggak sembuh-sembuh meski udah coba berbagai produk.
Kalau ngalamin hal ini, hati-hati karena kemungkinan itu jerawat jamur, bukan jerawat biasa.
Seorang dokter spesialis kulit dari Asian Hospital, dr. Amit Bangia, bilang kalau musim hujan itu jadi momen subur buat jamur dan bakteri berkembang. Kelembapan tinggi bikin kulit jadi tempat favorit mikroba. Ini yang bikin kasus infeksi kulit, termasuk jerawat jamur, meningkat drastis.
Sekilas, jerawat jamur mirip banget sama jerawat biasa. Tapi ternyata penyebabnya beda. Jerawat biasa muncul karena pori-pori tersumbat dan pertumbuhan bakteri. Sementara jerawat jamur disebabkan oleh jamur Malassezia yang tumbuh berlebihan di kulit, terutama saat lembap. Letaknya pun bisa beda, kalau jerawat biasa sering muncul di zona-T, jerawat jamur bisa muncul di punggung, dada, bahkan lengan atas.
Nah, karena penyebabnya beda, cara ngatasinnya juga harus beda. Jerawat biasa bisa diatasi dengan skincare kayak benzoil peroksida atau asam salisilat. Tapi jerawat jamur butuh obat antijamur. Kalau jerawat gatalmu makin parah padahal udah rajin pakai produk anti-jerawat, bisa jadi kamu butuh obat khusus.
Sebagai langkah pencegahan, penting banget jaga kebersihan dan kelembapan kulit. Pakai pakaian berbahan katun yang nyerap keringat, mandi rutin pakai sabun antiseptik ringan, dan jangan ragu buat pakai bedak atau lotion antijamur di area yang gampang lembap.
Buat yang punya kulit sensitif dan gampang jerawatan, bahan skincare kayak Niacinamide dan Alpha Arbutin bisa bantu mengurangi peradangan dan menyamarkan bekas jerawat. Tapi tetap perhatikan konsentrasi dan jenis kulit, ya.