Film Menari Dengan Bayangan Hindia Resmi Digarap Palari Films, Album Ikonik Baskara Putra Siap Diangkat Ke Layar Lebar Oleh Sutradara Peraih Piala Citra!
JAKARTA, GENVOICE.ID - Kabar bener-bener gila dan pecah banget baru saja datang dari dunia musik sekaligus perfilman tanah air yang pastinya bakal bikin kamu semua melongo nggak percaya. Siapa sih yang nggak tahu album debut fenomenal milik Baskara Putra alias Hindia yang berjudul Menari dengan Bayangan?
Album yang rilis tahun 2019 dan sukses nemenin masa-masa galau kita lewat lagu-lagu hits seperti Rumah ke Rumah itu dikonfirmasi bakal segera berubah wujud menjadi sebuah film layar lebar. Pengumuman ini bener-bener jadi kejutan besar yang disampaikan langsung oleh sang musisi di Jakarta pada hari Jumat ini.
Baskara nggak cuma duduk manis saja, karena dia bakal turun tangan langsung sebagai produser eksekutif untuk memastikan nyawa dari lagu-lagunya tetap terasa kuat saat divisualisasikan ke dalam bentuk film.
Kolaborasi ini bener-bener dianggap sebagai sebuah gebrakan baru karena jarang banget ada album studio yang punya narasi sebegitu kuat sampai dilirik oleh rumah produksi kelas kakap buat dijadikan tontonan bioskop yang emosional dan relate banget sama kehidupan anak muda zaman sekarang nih Gen.
Dalam proyek ambisius ini, Hindia nggak main-main karena dia bakal bekerja sama dengan Palari Films, sebuah rumah produksi yang sudah punya nama besar di kancah internasional.
"Perjalanan baru bagi 'Menari dengan Bayangan' yang akan hadir dalam medium baru bersama Palari Films," kata Baskara dalam pernyataan tertulisnya yang bener-bener bikin fans makin nggak sabar buat nungguin update selanjutnya.
Kursi sutradara pun bakal diisi oleh sosok jenius bernama Edwin, pria di balik kesuksesan film Posesif yang dulu sempat viral banget dibintangi Adipati Dolken dan Putri Marino. Edwin sendiri bukan nama sembarangan di industri ini karena dia adalah peraih Piala Citra untuk kategori Sutradara Terbaik.
Proyek adaptasi album Hindia ini ternyata juga menjadi bagian dari perayaan besar satu dekade Palari Films. Edwin bersama rekan-rekannya memang punya misi besar buat melahirkan sepuluh karya hebat dalam sepuluh tahun, mulai dari film panjang, serial, sampai antologi film pendek yang nggak cuma laku di pasaran, tapi juga berprestasi di ajang penghargaan internasional seperti FFI hingga festival dunia.
Track record Palari Films memang bener-bener ngeri kalau kita bedah satu per satu. Sebelumnya, Edwin sudah sukses lewat film Aruna dan Lidahnya yang dibintangi Nicholas Saputra sampai bisa tayang di Berlin International Film Festival (Berlinale) 2019.
Bahkan, karya mereka yang berjudul Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas sempat mengguncang dunia setelah memenangi penghargaan Golden Leopard di Locarno, Swiss, yang merupakan salah satu festival film tertua dan paling prestisius di bumi.
Baskara sendiri mengaku sangat bangga dan merasa terhormat bisa menjadi bagian dari perjalanan sepuluh tahun Palari Films yang menurutnya selalu inovatif dan berani membicarakan isu-isu sosial yang sedang terjadi di tengah masyarakat kita saat ini.
"Bagi saya, Palari Films adalah salah satu rumah produksi yang mampu menciptakan karya-karya yang selalu inovatif, relevan, dan membicarakan apa yang tengah terjadi di masyarakat, merasa terhormat menjadi bagian dalam perjalanan tonggak penting satu dekade Palari Films," ujar Baskara menambahkan.
Sampai saat ini, detail mengenai siapa saja aktor yang bakal memerankan karakter dalam film ini memang masih dirahasiakan rapat-rapat. Namun, melihat sejarah Palari Films yang selalu totalitas dalam memilih cast, bisa dipastikan film Menari dengan Bayangan ini bakal jadi tontonan yang sangat berkualitas dan estetik secara visual.
Jadi, buat kamu yang selama ini merasa hidupnya sangat terwakili oleh lirik-lirik lagu Hindia, siap-siap saja buat merasakan emosi yang lebih dalam lagi saat melihat cerita tersebut hidup di layar lebar nanti.