Ancaman Rudal Iran Ke London Bikin Heboh Inggris, Menhan John Healey Pilih No Comment Soal Kemungkinan Serangan Balistik Ke Ibu Kota

Genvoice.id | 27 Mar 2026

JAKARTA, GENVOICE.ID - Situasi geopolitik di daratan Eropa dan Timur Tengah mendadak memanas dan jadi perbincangan hangat netizen global setelah muncul isu mengerikan soal potensi serangan rudal ke jantung kota Inggris. Kabar ini mulai mencuat ke permukaan dan bikin warga London merasa was-was setelah adanya laporan mengenai pergerakan militer yang melibatkan teknologi rudal jarak jauh.

Banyak pihak yang mulai bertanya-tanya, apakah mungkin kekuatan militer Iran benar-benar memiliki teknologi yang cukup canggih untuk menjangkau wilayah Inggris yang jaraknya ribuan kilometer dari Teheran. Spekulasi ini makin liar di media sosial dan media massa lokal Inggris, memicu perdebatan panas mengenai sejauh mana kesiapan sistem pertahanan udara yang dimiliki oleh pemerintah Inggris saat ini.

Di tengah kondisi yang penuh ketidakpastian tersebut, pernyataan dari petinggi militer sangat dinantikan untuk memberikan ketenangan bagi publik yang sudah mulai panik dengan narasi-narasi perang yang beredar. Namun, respons yang diberikan oleh otoritas pertahanan Inggris justru terkesan sangat hati-hati dan penuh rahasia, yang malah membuat spekulasi di lapangan semakin berkembang luas tanpa kendali nih Gen.

Menteri Pertahanan Inggris, John Healey, pada Kamis (26/3) kemarin akhirnya memberikan tanggapan terkait isu panas tersebut. Menariknya, Healey justru memilih untuk bersikap irit bicara atau "no comment" secara spesifik ketika ditanya mengenai kemungkinan serangan langsung Iran ke London. Ia menegaskan bahwa saat ini pemerintah Inggris belum melihat adanya indikasi kuat bahwa Iran sedang merencanakan serangan ke ibu kota mereka.

"Sejauh ini, kami tidak berpikir bahwa Iran berencana menyerang London. Inggris memiliki pertahanan yang tidak hanya bergantung pada kemampuan yang kami miliki di dalam negeri, tetapi juga mencakup sistem pertahanan lebih luas," kata Healey kepada Sky News saat memberikan klarifikasi mengenai posisi keamanan negaranya.

Healey juga menambahkan bahwa dirinya sangat memahami jika saat ini banyak warga yang merasa khawatir dengan perkembangan situasi yang ada. Namun, ia mencoba meyakinkan publik bahwa London tidak sendirian dalam menghadapi potensi ancaman tersebut.

Menurutnya, Inggris memiliki sumber daya yang sangat kuat serta aliansi militer internasional yang siap siaga untuk mempertahankan kedaulatan wilayah mereka dari segala macam gangguan serangan luar.

Ketakutan publik Inggris ini sebenarnya bukan tanpa alasan. Sebelumnya pada Senin (23/3), Healey sempat mengungkapkan fakta mengejutkan bahwa ada dua rudal Iran yang diduga kuat ditembakkan ke arah Pulau Diego Garcia di Samudra Hindia.

Lokasi tersebut merupakan tempat berdirinya pangkalan militer gabungan antara Inggris dan Amerika Serikat yang sangat strategis. Dilaporkan bahwa salah satu rudal gagal mengenai sasaran, sementara satu rudal lainnya berhasil ditembak jatuh oleh sistem pertahanan udara.

Media-media di Inggris mulai menghitung jarak dari Kepulauan Chagos ke Teheran yang mencapai lebih dari 5.000 km. Angka ini memicu kekhawatiran baru bahwa jika rudal tersebut bisa menjangkau pangkalan militer di Samudra Hindia, maka secara teori, rudal balistik Iran juga punya potensi untuk mencapai London.

Namun, klaim ini langsung dibantah oleh pihak Iran. Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran menegaskan bahwa hingga saat ini teknologi rudal mereka tidak dirancang untuk memiliki kemampuan menjangkau negara-negara di benua Eropa.