Buku Iqro Legendaris Hadir dengan Wajah Baru, Desain Dirombak Tanpa Hilangkan Esensi
JAKARTA, GENVOICE.ID - Buku Iqro karya ulama Indonesia, KH. As'ad Humam, kini hadir dengan tampilan baru melalui proyek desain ulang yang melibatkan sejumlah pihak kreatif. Pembaruan visual ini dilakukan sebagai upaya memperkenalkan kembali buku legendaris tersebut kepada generasi pembelajar masa kini tanpa menghilangkan identitas aslinya.
Proyek rebranding ini digarap oleh studio kreatif _workbyw atas kolaborasi weareiqro dan brand Kahf Everyday. Meski membawa pendekatan desain yang lebih modern, tim kreatif menegaskan bahwa pembaruan dilakukan secara hati-hati agar tetap menghormati nilai historis karya tersebut.
Salah satu keputusan utama dalam proses desain ulang adalah mempertahankan tulisan tangan Arab asli KH. As'ad Humam sebagai elemen inti. Langkah ini diambil untuk menjaga keaslian metode pembelajaran yang telah melekat kuat dalam tradisi belajar membaca Al-Qur'an di Indonesia. Tulisan tangan tersebut dianggap sebagai identitas yang tidak tergantikan sekaligus bagian penting dari warisan intelektual penulisnya.
Proses rebranding juga melibatkan komunikasi dengan pihak keluarga penulis. Kolaborasi ini bertujuan memastikan setiap perubahan visual tetap selaras dengan semangat awal buku tersebut. Dengan pendekatan tersebut, pembaruan tidak sekadar menjadi proyek estetika, tetapi juga bentuk penghormatan terhadap sejarah panjang Iqro.
Melalui desain yang lebih kontekstual dan relevan, buku ini diharapkan mampu menjangkau kalangan pembaca yang lebih luas. Tidak hanya pelajar di lingkungan pendidikan formal, tetapi juga masyarakat urban yang ingin kembali belajar membaca Al-Qur'an dari dasar.
Kehadiran wajah baru Iqro menegaskan posisinya sebagai lebih dari sekadar buku pengantar. Selama puluhan tahun, Iqro telah menjadi simbol pembelajaran Al-Qur'an lintas generasi. Dengan pembaruan ini, buku tersebut diharapkan tetap relevan sebagai jembatan pembelajaran sepanjang hayat di tengah perubahan zaman.