Polisi Ajukan 30 Pertanyaan ke Reza Arap soal Kematian Lula Lahfah
JAKARTA, GENVOICE.ID - Polres Metro Jakarta Selatan memeriksa kreator konten Reza "Arap" Oktovian terkait kasus meninggalnya sang kekasih, Lula Lahfah. Dalam pemeriksaan tersebut, penyidik melontarkan puluhan pertanyaan untuk menggali keterangan awal.
Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Iskandarsyah mengatakan, Reza Arap diberikan total 30 pertanyaan oleh penyidik. Pemeriksaan dilakukan secara intensif selama kurang lebih empat jam.
Menurut Iskandarsyah, Reza Arap mendatangi Polres Metro Jakarta Selatan pada Senin malam, 26 Januari, sekitar pukul 23.00 WIB. Proses pemeriksaan baru rampung pada Selasa dini hari sekitar pukul 03.46 WIB.
Pemeriksaan tersebut dilakukan sebagai bagian dari klarifikasi atas peristiwa meninggalnya Lula Lahfah yang ditemukan tak bernyawa di sebuah apartemen kawasan Jakarta Selatan pada Jumat, 23 Januari. Polisi memastikan bahwa Reza Arap berada di lokasi kejadian saat peristiwa itu terjadi.
Meski demikian, pihak kepolisian menegaskan bahwa pemeriksaan masih bersifat pendalaman keterangan. Penyidik juga menilai Reza Arap bersikap kooperatif dan memenuhi panggilan pemeriksaan sesuai jadwal yang ditentukan.
Selain Reza Arap, sebelumnya polisi telah memeriksa enam orang saksi lain untuk merangkai kronologi lengkap kejadian. Pemeriksaan saksi dilakukan guna mencocokkan keterangan lapangan dengan temuan barang bukti serta hasil pemeriksaan laboratorium forensik.
Polisi juga telah berkoordinasi dengan pihak rumah sakit untuk menelusuri riwayat kesehatan Lula Lahfah. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan apakah terdapat faktor medis yang berpengaruh terhadap kematian influencer tersebut.
Di lokasi kejadian, tepatnya di lantai 25 apartemen yang ditempati Lula Lahfah di kawasan Cipete Utara, Kebayoran Baru, polisi menemukan sejumlah obat-obatan serta surat rawat jalan dari RSPI. Temuan itu diperoleh pada Jumat malam sekitar pukul 18.44 WIB.
Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan Kompol Murodih menegaskan bahwa dari hasil pemeriksaan awal tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan atau penganiayaan pada tubuh korban. Meski begitu, penyelidikan tetap dilanjutkan untuk memastikan penyebab pasti kematian Lula Lahfah.