Planetarium Jakarta Dibuka Lagi! Simak Perjalanan Ikon Astronomi Ibu Kota Yang Bangkit Setelah Mati Suri 13 Tahun
JAKARTA, GENVOICE.ID - Kabar yang sudah dinanti selama lebih dari satu dekade akhirnya resmi menjadi kenyataan. Setelah 13 tahun lamanya berhenti beroperasi dan hanya menjadi saksi bisu pembangunan di kawasan Cikini, Planetarium dan Observatorium Jakarta kini resmi "hidup" kembali. Kehadiran kembali destinasi edukasi paling ikonik di ibu kota ini bukan sekadar pembukaan gedung biasa, melainkan sebuah simbol kebangkitan ilmu pengetahuan yang sempat meredup.
Sejak ditutup pada tahun 2012, banyak masyarakat yang merindukan sensasi rebahan sambil menatap simulasi bintang-bintang di dalam teater besarnya. Kini, tepat pada Selasa, 23 Desember 2025, peresmian dilakukan langsung oleh Gubernur Jakarta, Pramono Anung, yang menandai babak baru bagi pariwisata edukatif di Jakarta. Planetarium tidak hanya hadir sebagai tempat melepas rindu, tapi juga bertransformasi menjadi pusat sains paling modern yang siap membawa siapa pun menjelajahi luar angkasa tanpa harus meninggalkan Bumi.
Gen, kalian perlu tahu kalau Planetarium ini punya sejarah yang sangat dalam. Fasilitas ini awalnya merupakan buah pemikiran Presiden Soekarno pada tahun 1964 yang ingin rakyat Indonesia punya wawasan luas tentang alam semesta. Proyek ini kemudian dirampungkan dan diresmikan oleh Gubernur Ali Sadikin pada 10 November 1968. Setelah puluhan tahun menjadi primadona, fasilitas ini harus vakum sejak 2012 karena butuh pembaruan total agar tetap relevan dengan zaman. Melalui proses revitalisasi kawasan Taman Ismail Marzuki (TIM) yang dimulai sejak 2019, Planetarium akhirnya tampil dengan teknologi visualisasi digital paling mutakhir.
Dalam sambutannya saat peresmian, Pramono Anung menegaskan pentingnya mengaktifkan kembali peran edukasi yang sempat terputus. "Setelah lebih dari 13 tahun sejak 2012, Planetarium yang digagas oleh Bang Ali Sadikin akhirnya bisa kita hidupkan kembali," ujar Pramono saat meninjau langsung fasilitas Planetarium Jakarta, dilansir dari Antara.
Kabar paling asyiknya, pemerintah memberikan kado spesial buat kalian yang masih berstatus pelajar. Selama tiga bulan ke depan, biaya masuk digratiskan khusus untuk pelajar agar mereka bisa menikmati libur Natal dan Tahun Baru 2026 dengan belajar hal-hal seru soal astronomi. "Saya sudah memutuskan, bagi pelajar yang ingin memanfaatkan Planetarium Jakarta akan digratiskan selama tiga bulan," tambah sang Gubernur.
Wajah baru Planetarium ini nggak main-main karena sudah dilengkapi dengan AI Virtual Host, yaitu pemandu digital berbasis kecerdasan buatan yang siap menjawab rasa penasaran kalian tentang benda langit secara interaktif. Dengan sistem simulasi tata surya yang jauh lebih imersif dan kursi yang lebih nyaman, tempat ini dipastikan bakal jadi destinasi paling hits di akhir tahun ini.