SGC Wujud Nyata! Gencarkan Kemitraan Tebu, Beri Solusi Jitu Atasi Krisis Harga Singkong di Lampung

Genvoice.id | 26 Nov 2025

JAKARTA, GENVOICE.ID - Ada kabar keren dan inspiratif dari Lampung! Sugar Group Companies (SGC) lagi aktif banget melakukan sosialisasi program kemitraan tebu.

Kenapa ini penting? Karena banyak petani di Tulangbawang Barat dan daerah Lampung lainnya sedang mengalami masa sulit akibat anjloknya harga singkong, komoditas andalan mereka, dalam beberapa tahun terakhir.

Tujuan SGC jelas: meningkatkan kesejahteraan petani dengan mengajak mereka beralih ke tanaman tebu yang menjanjikan prospek harga lebih stabil.

Dok. Istimewa

Filosofi Nggak Bisa Hidup Sendiri

Petinggi SGC, Purwati Lee Cougault, menegaskan bahwa program kemitraan ini adalah wujud tanggung jawab sesama manusia.

Quotes dari beliau sangat mengena: "Kita tidak bisa hidup untuk diri sendiri," katanya saat sosialisasi di Kantor Kepalo Tiyuh Marga Asri, Tulangbawang Barat.

Ini menunjukkan SGC melihat program ini bukan sekadar bisnis, tapi tugas kemanusiaan.

Purwati Lee menjelaskan alasan mengapa tebu lebih menjanjikan. Tebu adalah bahan baku gula, yang merupakan salah satu dari sembilan bahan pokok.

Artinya, pemerintah pasti akan menjaga harga tebu sehingga lebih stabil. Namun, beliau mengingatkan Gen, bahwa menghasilkan tebu berkualitas tinggi butuh perhatian dan 'kasih sayang', lho!

Minta Petani Move On ke Tebu

Wakil Bupati Tulangbawang Barat, Nadirsyah, menyambut baik dan berterima kasih kepada SGC atas inisiatifnya.

Beliau mengajak masyarakat untuk memberikan aplause untuk SGC yang sudah membantu masyarakat "bangkit bersama dan maju bersama".

Nadirsyah secara tegas meminta warga yang tanamannya tidak menguntungkan lagi untuk segera move on ke tebu.

Ia juga menekankan bahwa kemajuan wilayah butuh kolaborasi dan sinergi antara pemerintah, SGC, dan masyarakat.

Sulis Prapto dari SGC menambahkan, kedatangan jajaran pimpinan tertinggi SGC ke lapangan adalah bukti nyata komitmen perusahaan untuk membantu petani yang sedang tidak baik-baik saja. Yuk, kita dukung sinergi ini, Gen, agar kesejahteraan petani di Lampung bisa pulih!

Kisah ini membuktikan bahwa solusi yang impactful itu butuh kolaborasi dari semua pihak.

Dengan dukungan SGC dan pemerintah daerah, diharapkan petani bisa segera move on dari singkong dan menemukan stabilitas harga. Tulis pendapatmu di kolom komentar ya, Gen!