Barcelona Terancam Gugur dari Liga Champions Usai Kalah dari Chelsea, Hansi Flick Tetap Pede Bisa Lolos!
JAKARTA, GENVOICE.ID - Barcelona lagi-lagi harus pulang dari Liga Champions dengan kepala tertunduk. Kekalahan telak 3-0 dari Chelsea di Stamford Bridge bikin posisi mereka makin genting di klasemen League Phase musim 2025/2026. Situasi ini bukan cuma berat, Gen, tapi benar-benar bikin perjalanan mereka menuju babak gugur terasa makin jauh. Tapi di tengah tekanan itu, Hansi Flick justru tampil percaya diri dan yakin Barcelona masih punya peluang besar untuk lolos.
Setelah pertandingan, Flick menyadari betul kondisi Barcelona sedang tidak baik-baik saja. Mereka terperosok ke peringkat 15, posisi yang jelas berbahaya jika ingin bertahan di ajang Eropa. Di momen seperti ini, banyak yang meragukan prospek mereka, apalagi performa dalam beberapa laga terakhir juga belum meyakinkan. Meski begitu, Flick punya pandangan berbeda.
Ia mengatakan bahwa peluang Barcelona belum habis. Menurutnya, masih ada jalan untuk memperbaiki situasi, terutama karena enam laga tersisa membuka ruang untuk mengejar poin penting. Kekalahan dari Chelsea dianggapnya sebagai alarm besar yang harus ditanggapi dengan fokus dan mental baru.
Di wawancara setelah laga, Flick tetap tenang saat menjelaskan rencananya. "Sekarang fokus kami untuk lolos ke babak berikutnya. Jika kami bisa meraih sembilan poin lagi, maka segalanya masih mungkin untuk terjadi," ujarnya di kanal resmi UEFA. Ia menegaskan bahwa tim harus menjalani sisa laga satu per satu tanpa kehilangan fokus, dimulai dari Frankfurt yang akan mereka hadapi di kandang sendiri.
Optimisme Flick bukan tanpa alasan. Ia menyebut bahwa sejumlah pemain yang sebelumnya cedera kini mulai kembali merumput, membuat opsi rotasi dan kekuatan tim jadi lebih komplet. Ia bahkan menargetkan Barcelona bisa finis di delapan besar League Phase. Menurutnya, jika kondisi pemain terus membaik, Barcelona akan tampil lebih kuat dibanding pekan-pekan sebelumnya.
"Saya sangat positif kami bisa lolos ke babak berikutnya karena para pemain kami sudah mulai pulih dari cedera. Ada tiga pertandingan yang harus kami mainkan lagi dan ada sembilan poin yang bisa kami rebut," lanjut Flick.
Setelah kembali ke Spanyol, Barcelona langsung bersiap untuk laga akhir pekan melawan Deportivo Alaves pada Sabtu (29/11/2025). Kemenangan jadi harga mati, bukan hanya untuk memperbaiki moral, tapi juga menjaga ritme menuju laga-laga penentu di Liga Champions.
Dengan tekanan sebesar ini, perjalanan Barcelona jelas tidak akan mudah. Tapi kalau Flick benar, dan pemain yang pulih benar-benar memberi dampak, masih ada harapan buat mereka membalikkan keadaan. Gen, kita tunggu saja apakah optimisme sang pelatih bakal sesuai kenyataan atau justru makin membuat posisi Barcelona makin runyam.
Artikel Terkait
Artikel terkait tidak ditemukan.