Sergio Busquets Umumkan Pensiun, Akhiri Karier 20 Tahun Penuh Trofi
JAKARTA, GENVOICE.ID - Sergio Busquets resmi mengumumkan bahwa musim ini akan menjadi yang terakhir dalam karier profesionalnya. Gelandang bertahan berusia 37 tahun itu menyampaikan kabar pensiunnya lewat sebuah video di Instagram, berisi kilas balik perjalanan panjangnya dari FC Barcelona hingga Inter Miami.
"Sudah hampir 20 tahun saya menjalani mimpi luar biasa ini. Sepak bola memberi saya pengalaman tak ternilai, dengan rekan setim terbaik sebagai teman perjalanan," ujar Busquets dalam pernyataannya.
Busquets, yang kontraknya bersama Inter Miami habis akhir musim 2025, merupakan pemain dengan gaji tertinggi kedua di tim setelah Lionel Messi, yakni 8,8 juta dolar per tahun. Sejak bergabung pada 2023, ia menjadi motor permainan klub milik David Beckham tersebut. Hingga saat ini, Busquets tercatat sebagai pemain dengan menit bermain terbanyak di skuad, rata-rata 87 menit per laga.
Karier emasnya terutama diukir bersama Barcelona, klub yang ia bela selama 14 tahun. Tercatat lebih dari 700 kali ia mengenakan seragam Blaugrana, memenangkan 32 trofi termasuk 9 gelar La Liga, 7 Copa del Rey, dan 3 Liga Champions. Di level internasional, Busquets adalah bagian penting dari generasi emas Spanyol yang meraih Piala Dunia 2010 dan Euro 2012. Total, ia tampil 143 kali untuk La Roja, mengikuti empat edisi Piala Dunia serta tiga Piala Eropa.
Dalam video perpisahannya, Busquets menyampaikan terima kasih kepada Barcelona, tim nasional Spanyol, Inter Miami, para rekan setim, fans di seluruh dunia, hingga keluarga yang selalu mendampinginya. "Saya pensiun dengan hati penuh rasa syukur, bangga, dan bahagia," ucapnya.
Penampilan Busquets di lapangan pun masih menunjukkan kualitas kelas dunia. Pada kemenangan 4-0 Inter Miami atas New York City FC, ia mengirim umpan panjang presisi kepada Messi yang berbuah gol. Hal ini membuat pelatih sekaligus mantan rekannya di Barcelona, Javier Mascherano, tak ragu menyebutnya sebagai salah satu gelandang terbaik sepanjang sejarah.
Mascherano bahkan percaya Busquets masih bisa bermain di level tinggi, tetapi juga melihat peluang besar baginya menjadi pelatih. Pandangan ini turut diamini Luis Enrique, mantan pelatih Barcelona dan kini membesut Paris Saint-Germain.
Dengan lima laga tersisa di musim reguler MLS, Inter Miami masih berjuang di papan atas klasemen. Musim mungkin akan segera berakhir, namun warisan Busquets sebagai maestro lini tengah diyakini akan abadi di dunia sepak bola.