Pamungkas Kejutan Lagi! Rilis Buku Perdana Solitaire dan Single Kolaborasi Bareng Dipha Barus!
JAKARTA, GENVOICE.ID - Gen, kalau biasanya kamu mengenal Pamungkas lewat karya-karya musiknya yang penuh emosi, kali ini dia bikin langkah baru yang nggak kalah bikin heboh. Setelah menggelar Show 1 dan Show 2 di Krapela, sang solois kembali dengan Show 3 pada Kamis (18/09). Momen ini jadi spesial banget karena Pamungkas nggak cuma membedah buku perdananya yang berjudul Solitaire, tapi juga sekaligus merilis single terbaru hasil kolaborasi dengan Dipha Barus berjudul "Sambung".
Suasana Show 3 dibuat hangat lewat sesi bedah buku yang dipandu Haris Franky. Buat yang belum tahu, Solitaire bukan sekadar kumpulan foto, tapi juga semacam catatan perjalanan pribadi Pam. Setiap babnya dibagi berdasarkan lima album yang sudah ia rilis selama perjalanan kariernya. Menariknya, Pamungkas sendiri turun langsung dalam proses desain buku tersebut.
Di balik tampilannya yang simpel, buku Solitaire punya makna mendalam. Salah satu foto favorit Pam adalah saat tur Hardcore Romance, di mana ia dan timnya terlihat berpelukan. Menurutnya, momen itu menggambarkan kedekatan yang otentik antara dirinya dan tim. "Iya, kedekatannya terhadap diri sendiri dan tim. Gue sebagai pendesain gitu melihatnya, bahwa ada perubahan yang cukup signifikan," ungkapnya.
Nggak cuma jadi media dokumentasi visual, buku ini juga bikin Pam berefleksi. Ia sadar bahwa sejak awal kariernya, dirinya sering lupa untuk berhenti sejenak. "Gue nulis dan desainnya aja sampai mikir, 'Ini orang istirahatnya kapan ya? Kok lanjut melulu.' Jadi kayak, gue kadang lupa punya opsi untuk istirahat," ujarnya.
Setelah sesi buku, giliran lagu "Sambung" yang jadi sorotan. Lagu ini merupakan hasil kolaborasi Pamungkas dengan Dipha Barus, yang terasa begitu natural karena keduanya memang sudah dekat di luar musik. "Salah satu (alasan) gue jarang collab pun karena menurut gue kolaborasi kan ada dua warna yang bersatu. Jadi ketika ketemu yang udah nyambung di luar musik, pas masuk ke musiknya jauh lebih effortless," jelas Pam.
Berbeda dari karya-karyanya yang penuh keresahan, "Sambung" hadir dengan nuansa optimis dan penuh harapan. Lagu ini terinspirasi dari obrolan soal pernikahan, sekaligus jadi refleksi Pam tentang fase hidupnya sekarang. "Jadi zoom out gitu gue ngerasanya. Ada perspektif baru, melihat hal-hal dari sudut pandang eagle eye yang membuat gue jadi more hopeful person," tegasnya.
Melalui Solitaire dan "Sambung", Pamungkas berhasil menunjukkan bahwa dirinya nggak takut mengeksplorasi medium lain di luar musik. Meski begitu, ia memastikan fokus utamanya tetap pada dunia musik, sambil membuka peluang untuk bereksperimen di bidang lain.
Buat kamu yang penasaran, buku Solitaire sudah bisa diburu lewat acara residensinya, sementara single "Sambung" bisa kamu nikmati di berbagai platform musik digital.