Leonardo DiCaprio Sebut Box Office 'One Battle After Another' Sangat Penting untuk Hollywood

Genvoice.id | 26 Sep 2025

JAKARTA, GENVOICE.ID - Leonardo DiCaprio menegaskan bahwa performa box office film barunya, "One Battle After Another", punya arti besar bagi masa depan Hollywood. Film garapan Paul Thomas Anderson ini resmi tayang pada 26 September, mengisahkan seorang mantan revolusioner (diperankan DiCaprio) yang berjuang menyelamatkan putrinya dari musuh lama. Deretan bintang lain yang ikut meramaikan film ini antara lain Benicio Del Toro, Teyana Taylor, Regina Hall, Chase Infiniti, dan Sean Penn.

Sejak diumumkan, "One Battle After Another" sudah mencuri perhatian. Film ini meraih skor nyaris sempurna di Rotten Tomatoes dan digadang-gadang sebagai kandidat kuat Oscar. Tak hanya itu, film ini diproyeksikan mencetak pembukaan box office terbesar sepanjang karier Anderson, sutradara yang dikenal lewat karya klasik seperti "There Will Be Blood".

Dalam wawancara bersama Variety, DiCaprio mengungkap alasannya menekankan pentingnya box office film ini. "Paul menggunakan kamera Vista Vision, teknologi yang jarang dipakai sejak era 1960-an. Ia ingin menciptakan pengalaman menonton yang imersif, realistis, dan berbeda dari tontonan yang biasa kita lihat. Karena itu, box office jadi sangat penting," ujarnya.

Menurut DiCaprio, "One Battle After Another" adalah karya yang dibuat khusus untuk pengalaman layar lebar, sehingga ia berharap penonton benar-benar menyaksikannya di bioskop.

Film ini memang berbeda dari mayoritas rilisan studio besar. Tanpa mengandalkan franchise atau IP populer, cerita orisinal ini menyasar penonton dewasa. Namun, dengan bujet mencapai sekitar 130 juta dolar AS, film ini harus menembus jauh di atas rekor Anderson sebelumnya-"There Will Be Blood" yang hanya mengumpulkan 76 juta dolar AS di seluruh dunia-untuk meraih keuntungan.

Kekuatan terbesar film ini ada pada bintang utamanya. Nama besar DiCaprio terbukti ampuh di box office, seperti pada "Killers of the Flower Moon" dan "Once Upon a Time in Hollywood" yang masing-masing menghasilkan lebih dari 150 juta dolar AS. Selain itu, format premium seperti IMAX dan 70mm diharapkan mampu mendongkrak angka penjualan tiket, meski versi Vista Vision hanya bisa ditonton di tiga bioskop di dunia.

"One Battle After Another" bukan sekadar film aksi penuh tensi, tetapi juga upaya untuk membuktikan bahwa kisah orisinal bisa tetap berjaya di bioskop. Film ini bahkan diprediksi akan menjadi sorotan utama hingga "Tron: Ares" tayang pada 10 Oktober mendatang.

Jika sukses, film ini bisa membuka jalan bagi lebih banyak karya orisinal di tengah dominasi film superhero dan keluarga.