Peluncuran Starship Ke-10 SpaceX Gagal Lagi, Cuaca Jadi Penghalang

Genvoice.id | 26 Aug 2025

JAKARTA, GENVOICE.ID - Rencana uji terbang ke-10 roket Starship milik SpaceX kembali harus ditunda. Perusahaan milik Elon Musk itu seharusnya meluncurkan kendaraan raksasa ini dari fasilitas peluncuran di Boca Chica, Texas, pada Senin malam, 25 Agustus 2025. Namun, kondisi cuaca buruk memaksa SpaceX untuk menunda lagi agenda besar ini.

Awalnya, peluncuran dijadwalkan pada Minggu, 24 Agustus, dengan peluang keberhasilan cuaca hanya sekitar 45 persen. SpaceX kemudian memutuskan menggeser ke hari berikutnya. Jendela peluncuran dibuka pukul 19.30 waktu setempat dan siaran langsung sudah ditayangkan di situs resmi serta platform X. Sayangnya, tepat pukul 20.02, keputusan penundaan diumumkan karena cuaca masih tidak bersahabat.

Penundaan ini menambah daftar panjang kendala yang dihadapi program Starship sepanjang tahun. Sebelumnya, uji terbang ke-7, ke-8, dan ke-9 mengalami kegagalan teknis. Bahkan pada Juni lalu, sebuah kendaraan Starship meledak di darat ketika sedang dipersiapkan untuk uji statis enam mesin Raptor. Kejadian itu semakin menegaskan tantangan besar yang harus dilalui SpaceX untuk menjadikan Starship sebagai sistem peluncuran andalan masa depan.

Starship sendiri merupakan roket paling ambisius yang pernah dikembangkan SpaceX. Kendaraan dua tahap ini dirancang bukan hanya untuk mengirimkan satelit dalam jumlah besar, tetapi juga untuk mendukung misi ke Bulan dan Mars. Elon Musk berulang kali menegaskan bahwa Starship adalah kunci dari visi kolonisasi luar angkasa yang diusung perusahaannya.

Pada uji terbang ke-10 ini, Starship sejatinya dijadwalkan membawa delapan satelit dummy Starlink serta melakukan beberapa eksperimen penting. Salah satu fokus utama adalah menguji kemampuan tahap atas roket agar di masa depan dapat kembali ke lokasi peluncuran, sebuah inovasi yang bisa menekan biaya eksplorasi luar angkasa secara drastis. Namun, untuk uji kali ini, Starship hanya direncanakan mendarat di Samudra Hindia setelah terbang sekitar satu jam.

Hingga kini, SpaceX belum mengumumkan kapan jadwal baru akan ditetapkan. Yang jelas, keberhasilan uji terbang ke-10 akan menjadi penentu langkah selanjutnya dalam misi jangka panjang perusahaan untuk menjadikan Starship sebagai kendaraan luar angkasa paling kuat sekaligus paling andal di dunia.