Viral! Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Disiram Air di Tengah Kerumunan Warga, Pelaku Bawa Jimat dan Ngaku Spontan

Genvoice.id | 26 Jun 2025

JAKARTA, GENVOICE.ID - Momen mengejutkan terjadi dalam kunjungan kerja Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, ke Kabupaten Bekasi.

Dilansir dari Antara, saat menghadiri acara "Abdi Nagri Nganjang Ka Warga" di Desa Wanasari, Cibitung, Jumat (20/6), Gubernur Jawa Barat itu tiba-tiba disiram air oleh seorang pria tak dikenal di tengah kerumunan warga.

Aksi mengejutkan itu sempat terekam kamera warga dan langsung viral di media sosial. Dalam video yang beredar, pria berbaju putih bertuliskan "Clasic" menyiramkan air dari botol mineral ke arah Dedi sebanyak tiga kali. Tak hanya itu, botol kosong pun dilemparkan ke arahnya.

Petugas gabungan dari Satpol PP, TNI, dan Polri langsung sigap mengamankan pelaku. Pria tersebut diketahui datang bersama anak dan istrinya, dan sempat berteriak karena anaknya terjepit dalam kerumunan.

"Tadi bocah kegencet, Bang. 'Woi tolong woi'," ucap pelaku dalam wawancara yang disiarkan kanal YouTube Petualang dan Explore, Sabtu (21/6).

Pria tersebut mengaku berasal dari Narogong dan berprofesi sebagai tukang bangunan. Ia membantah melakukan aksinya atas suruhan siapa pun dan menyebut hal itu murni spontan. Yang mengejutkan, saat diperiksa polisi, ditemukan jimat di dalam tas pelaku.

Namun, ia buru-buru membantah jimat itu digunakan untuk kebal. "Biasa buat usaha, Pak. Namanya juga nyari rezeki yang penting halal," ujarnya.

Meski insiden itu menyita perhatian, Dedi Mulyadi tetap tampil tenang. Dalam sambutannya di atas panggung, ia sama sekali tidak menyinggung soal penyiraman air tersebut. Justru, ia menyampaikan kecintaannya terhadap wilayah Bekasi.

"Jadi saya mencintai Bekasi, karena mencintai itu kadang sikapnya menyakitkan. Kalau Bekasi kumuh dan banjir, ya harus diberesin. Karena saya mencintai," kata Dedi dengan tegas.

Ia juga menceritakan perjuangannya untuk bisa hadir di lokasi. "Aing teh ditarik ke belah dieu, dikereweuk, ditarik, beak aing," ujarnya dengan gaya khas Sunda, yang disambut gelak tawa warga.

Saat ini, pihak kepolisian masih melakukan pemeriksaan terhadap pelaku dan menelusuri motif lebih dalam. Sementara netizen ramai-ramai memberikan berbagai reaksi atas insiden tersebut, dari yang mengecam hingga yang menganggapnya sebagai bentuk ekspresi spontan warga.