Ledakan Mengguncang Langit Belitung! TNI AU Simulasikan Serangan Drone Kamikaze dan Hujan Rudal dari F-16

Genvoice.id | 26 Jun 2025

JAKARTA, GENVOICE.ID - Latihan tempur gabungan TNI Angkatan Udara mengguncang langit dan daratan AWR Buding, Belitung Timur, Rabu (25/6/2025), saat simulasi serangan militer menggunakan drone Kamikaze dan pesawat tempur F-16 serta Hawk 100/200 digelar dalam rangkaian Latihan Jalak Sakti dan Hardha Marutha I 2025.

Dilansir dari Antara, simulasi diawali dengan pasukan elite Wing Komando I Kopasgat datang menggunakan kendaraan taktis Ground Forward Air Controller (GFAC) untuk memantau posisi musuh. Setelah wilayah musuh terdeteksi, mereka menerbangkan drone Kamikaze yang langsung diarahkan ke target. Ledakan akurat dan mematikan pun terjadi di titik sasaran.

Tak berhenti di situ, dua pesawat tempur, F-16 Fighting Falcon dan Hawk 100/200, dikerahkan untuk menyusul serangan udara. Mereka meluncurkan rudal ke arah sasaran yang disimulasikan sebagai hanggar musuh. Empat titik penting berhasil dihancurkan dengan presisi tinggi, memicu gelombang sorakan dari warga yang turut menyaksikan latihan dari jarak aman.

"Latihan ini menggambarkan kesiapan tempur dan kekuatan modernisasi alutsista TNI AU," ungkap seorang pejabat TNI AU di lokasi.

Latihan ini melibatkan 582 personel dari berbagai satuan, termasuk Satuan Matra, Satuan Tempur, dan Satuan Bravo. Sejumlah kendaraan taktis canggih juga diterjunkan seperti ILSV, ATAV P6, dan M3CS. Tak ketinggalan, penembak runduk (sniper) juga unjuk kebolehan dalam simulasi penyergapan.

Selain simulasi serangan udara, TNI AU juga menggelar operasi pembebasan sandera dan pengambilalihan bandara sebagai bagian dari latihan terpadu yang menunjukkan kesigapan pasukan dalam skenario tempur realistis.

Kegiatan prestisius ini juga dihadiri oleh pejabat tinggi TNI AU, termasuk Kepala Staf TNI Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Muhamad Tonny Harjono, yang menyaksikan langsung kesiapan dan kekuatan personel dan alutsista Angkatan Udara.