Posisi Kai Havertz Di Timnas Jerman Masih Misteri, Julian Nagelsmann Belum Kasih Bocoran Peran Bintang Arsenal Jelang Laga Lawan Swiss

Genvoice.id | 26 Mar 2026

JAKARTA, GENVOICE.ID - Kabar terbaru dari pemusatan latihan skuad Panzer Jerman bener-bener lagi jadi sorotan tajam para pecinta sepak bola dunia, terutama buat kamu yang ngikutin banget perjalanan karier seorang Kai Havertz. Setelah sempat absen cukup lama dari panggung internasional karena harus fokus memulihkan cedera yang cukup menyiksa, kini pemain andalan Arsenal tersebut akhirnya resmi kembali dipanggil oleh sang juru taktik, Julian Nagelsmann.

Namun, kembalinya Havertz ke dalam jajaran pemain elit Jerman ini menyisakan satu teka-teki besar yang sampai sekarang belum terpecahkan, yaitu di posisi mana ia bakal ditempatkan dalam strategi tempur Nagelsmann nanti.

Sebagaimana kita tahu, Havertz adalah tipe pemain yang punya kemampuan serba bisa dan seringkali dipasang di berbagai posisi berbeda, mulai dari penyerang bayangan, gelandang serang, bahkan hingga posisi ujung tombak tunggal.

Ketidakpastian ini pun memicu perdebatan seru di kalangan pengamat bola soal bagaimana Nagelsmann bakal memaksimalkan potensi besar yang dimiliki Havertz demi membawa Jerman kembali ke jalur kemenangan di laga-laga krusial mendatang nih Gen.

Dalam sesi wawancara terbaru yang dikutip dari media ternama BILD pada Kamis ini, Kai Havertz sendiri mengakui kalau sampai saat ini dirinya belum mendapatkan instruksi khusus atau pembicaraan mendalam terkait strategi posisi dari sang pelatih. Meskipun Havertz mengaku sering menjalin komunikasi intens dengan Julian Nagelsmann, namun urusan peran spesifik di dalam lapangan ternyata masih disimpan rapat oleh eks pelatih Bayern Munchen tersebut.

"Saya masih belum mengadakan diskusi tentang peran saya. Saya memang sering berkomunikasi dengan Julian Nagelsmann," ujar Havertz secara terbuka mengenai situasinya saat ini di tim nasional.

Pemain yang dulu sempat bersinar bareng Bayer Leverkusen ini merasa sangat bersyukur karena namanya masih dipercaya untuk masuk ke dalam skuad, apalagi setelah dirinya tidak berada di lingkungan timnas Jerman selama kurang lebih satu tahun lamanya. Havertz menyadari bahwa dinamika di dalam tim nasional selalu berubah dengan sangat cepat, sehingga ia harus siap beradaptasi dengan segala kemungkinan taktik yang akan diterapkan.

"Perubahan selalu terjadi di sini, selalu terjadi. Saya bersyukur bahwa dia masih memanggil saya. Tapi saya memang tidak berada di tim ini selama kurang lebih satu tahun, dan saya berharap bisa menampilkan performa terbaik untuk membantu tim," imbuh Havertz yang tampak sangat bersemangat untuk kembali membuktikan kualitasnya.

Menariknya, pemain berusia 26 tahun ini sama sekali tidak merasa keberatan jika harus bergonta-ganti posisi sesuai kebutuhan tim. Ia merasa fleksibilitas yang dimilikinya selama beberapa tahun terakhir, baik saat merumput di Liga Inggris maupun saat masih di Jerman, justru menjadi modal berharga bagi kariernya. Havertz menegaskan bahwa dirinya merasa sangat nyaman asalkan ditempatkan di sektor depan untuk mengacak-acak pertahanan lawan.

"Saya sangat sangat nyaman di berbagai posisi menyerang. Saya merupakan pemain yang fleksibel, saya bisa bermain di berbagai posisi dalam beberapa tahun terakhir," jelas Havertz mantap.

Timnas Jerman sendiri dijadwalkan akan segera melakoni ujian pertama mereka dalam rangkaian jeda internasional bulan Maret ini. Skuad asuhan Nagelsmann bakal bertandang ke St. Jakob Park untuk menghadapi kekuatan timnas Swiss pada 28 Maret mendatang.

Laga uji coba ini tentu bakal menjadi pembuktian bagi Havertz, apakah ia bisa langsung nyetel dengan skema baru Nagelsmann atau justru masih butuh waktu lebih lama untuk menemukan bentuk permainan terbaiknya di level internasional.