Menu Buka Puasa Sehat, Ini Alasan Kenapa Kamu Harus Stop Kebiasaan Makan Gorengan Dan Manis Berlebihan!

Genvoice.id | 26 Feb 2026

JAKARTA, GENVOICE.ID - Momen adzan Maghrib berkumandang bener-bener jadi waktu yang paling ditunggu-tunggu setelah kita seharian menahan lapar dan haus. Rasanya, semua makanan yang ada di meja pengen langsung dilahap habis sebagai bentuk "balas dendam" karena perut kosong sejak subuh.

Tapi tahu nggak sih, kebiasaan asal pilih menu saat berbuka itu bisa jadi bumerang buat kesehatan kamu di masa depan? Banyak dari kita yang masih terjebak dengan kebiasaan mengonsumsi makanan yang kurang sehat secara rutin, terutama gorengan yang seolah-olah sudah jadi menu wajib saat iftar. Padahal, memilih asupan nutrisi yang tepat di awal waktu berbuka sangat krusial untuk mengembalikan energi yang hilang tanpa membebani sistem kerja organ dalam tubuh.

Kalau kamu terus-terusan mengonsumsi makanan yang tinggi lemak dan gula tanpa kontrol, badan bukannya makin segar, malah bakal kerasa gampang lemas dan rentan terserang penyakit. Di tahun 2026 ini, kesadaran buat hidup sehat harusnya sudah mulai kamu terapkan, apalagi saat menjalankan ibadah puasa yang durasinya cukup panjang.

Kamu perlu tahu mana makanan yang bener-bener kasih energi dan mana yang cuma kasih rasa kenyang sesaat tapi nimbun masalah di kemudian hari. Jangan sampai niat ibadah satu bulan penuh terganggu gara-gara masalah pencernaan atau gangguan kesehatan lainnya yang sebenernya bisa dicegah cuma dengan mengubah isi piring saat berbuka, nih Gen.

Salah satu peringatan keras datang dari pakar kesehatan, Dokter Fatimah Masyhur dari Universitas Muhammadiyah Malang. Beliau memberikan sorotan tajam pada gorengan yang ternyata punya kandungan kalori selangit dan minyak yang sangat banyak. Dampaknya nggak main-main karena lemak jahat ini bisa merusak sistem kardiovaskular kita.

"Konsumsi makanan berlemak secara terus menerus berisiko memengaruhi sistem kardiovaskular, termasuk mengganggu kerja jantung dalam memompa darah," ujar Dokter Fatimah.

Bahaya Gula Dan Kafein Di Balik Kenikmatan Berbuka

Selain gorengan, kamu juga harus waspada sama makanan yang kadar gulanya terlalu tinggi dan kaya akan lemak jenuh. Menu yang terlalu manis bisa bikin gula darah melonjak drastis dalam waktu singkat, dan ini sangat berbahaya buat mereka yang punya riwayat diabetes. Lemak jenuh dalam porsi besar kalau dimakan tiap hari juga berpotensi memicu gangguan kesehatan yang serius.

Buat kamu yang hobi minum teh atau kopi pas buka puasa, mendingan dikurangi deh. Minuman berkafein kayak gitu bisa bikin lambung terasa nggak nyaman, apalagi kalau kamu punya masalah asam lambung. Perut yang kosong seharian bisa kaget kalau langsung disiram kafein. Sebagai gantinya, pastikan piring kamu berisi kombinasi gizi seimbang seperti karbohidrat, protein hewani dan nabati, sayur, buah-buahan, serta yang paling penting adalah air putih yang cukup. Protein sendiri punya peran vital buat memperbaiki jaringan tubuh dan menjaga sistem imun kamu selama Ramadan.

Buat yang punya kondisi kesehatan khusus seperti diabetes atau asam urat, harus lebih selektif lagi dalam memilih makanan. Jauhi makanan cepat saji atau junk food yang isinya cuma karbohidrat sederhana karena bisa bikin gula darah naik nggak terkontrol. Jangan lupa juga buat konsultasi ke dokter soal aturan minum obat selama puasa biar semuanya tetap aman. Intinya, kurangi gorengan, batasi gula dan lemak jenuh, serta kontrol asupan kafein biar tubuh tetap bugar sampai hari kemenangan tiba.