Setelah Pingsan di Acara Penghormatan Jenazah Pesawat, Menteri KKP Trenggono Akhirnya Buka Suara

Genvoice.id | 26 Jan 2026

JAKARTA, GENVOICE.ID - Sakti Wahyu Trenggono, Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) jatuh pingsan saat dirinya sedang memimpin acara penghormatan terakhir jenazah korban pesawat ATR 42-500, pada Minggu, (25/1).

Dikabarkan Trenggono hadir dan maju ke podium untuk memberikan penghormatan tersebut pada pukul 09.20 WIB. Tidak lama setelah itu, terlihat badan Trenggono yang jatuh ke arah belakang dan membuat para pegawai dan staf lainnya kaget.

Para pegawai dan tim acara tersebut langsung bergegas mengerubungi Menteri tersebut untuk memberikan pertolongan pertama. Trenggono akhirnya dilarikan ke rumah sakit terdekat melalui ambulans.

Setelah peristiwa itu, Presiden Prabowo Subianto langsung menghubungi Trenggono melalui telepon untuk memastikan bahwa kondisinya baik-baik saja.

"Terima kasih atas perhatian dan doa masyarakat semuanya terhadap saya. Wabilkhusus pak @presidenrepublikindonesia @prabowo yang menelpon langsung dan menanyakan kondisi saya hari ini," tulis Trenggono melalui akun Instagram-nya @swtrenggono.

Atas insiden tersebut, hari ini, Trenggono menjawab semua kekhawatiran atas kondisi yang menimpa dirinya. Dirinya mengatakan bahwa dia sudah baik-baik saja dan keadaan juga makin membaik. Hanya saja, dirinya mengaku bahwa kondisi badannya saat itu sedang tidakfit.

Pernyataan yang keluar dari mulut Trenggono juga hasil dari observasi dokter setempat, yang menyatakan bahwa kondisi Menteri KKP tersebut hanya mengalami kelelahan.

Selain kelelahan, Trenggono juga mengaku bahwa jatuhnya ia turut dipengaruhi rasa emosional akibat meninggalnya pegawai KKP saat pesawat ATR 42-500 melaju dari Yogyakarta menuju Makassar.

"Walau tengah menjalankan tugas negara mendampingi Presiden di London (Inggris) dan Davos (Swiss), sebagai komandan di KKP saya selalu bersama pasukan baik suka dan duka, menjadi inspektur upacara bagi mereka yang berpulang adalah wujud pendampingan terakhir," terang Trenggono, saat upacara kemarin.

Trenggono menghadiri upacara penghormatan dan pelepasan dari pegawai KKP, yaitu Alm. Ferry Irawan, Alm. Yoga Naufal, dan Alm. Capt. Andy Dahananto yang meninggal saat bertugas dalam musibah jatuhnya pesawat ATR di kawasan Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan.