Benarkah Perusahaan Ini yang Mendistribusikan Whip Pink? Netizen Nyalakan Mode Detektif

Genvoice.id | 26 Jan 2026

JAKARTA, GENVOICE.ID - Kematian Lula Lahfah, selebgram dari Jakarta pada Jumat, (23/1), membuat netizen berspekulasi yang engga-engga.

Dari komentar yang beredar, banyak netizen yang menyimpulkan kematian dari selebgram tersebut berasal dari barang lucu yang disalahgunakan, sebut saja Whip Pink. Terlepas benar atau enggak, banyak netizen yang hingga kini masih ngomongin apa itu Whip Pink.

Whip Pink kini menjadi perdebatan dan perbincangan hangat di kalangan netizen Indonesia. Lalu sebenernya, apa dan siapa perusahaan yang mendistribusikan Whip Pink itu?

Sebenernya, produk ini memang digunakan untuk dunia kuliner, khususnya pembuat cream yang biasanya dihidangkan dalam kue. Jika digunakan pada kue, dan masuk ke lambung, hal yang terkandung di dalam produk ini tidak berbahaya. Namun, beda cerita kalo gas di dalam produk ini terhirup melalui hidung dan masuk ke paru-paru. Hal tersebut menciptakan reaksi yang membuat badanngefly, dan memiliki resiko kematian yang tinggi.

Dokter pun turun tangan dalam mengedukasi masyarakat yang penasaran tentang zat yang terkandung di dalamnya. Melalui akun Instagram @dokbuckets pada 24 Januari 2026, dokter tersebut menjelaskan efek yang terkandungn di dalamnya.

"Sudah dengar dari beberapa tahun kemarin, karnea beberapa pasien dan teman ada yang menggunakan. Katanya efeknya bikin ketawa-ketawa sendiri," ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa Nitrous Oxide sendiri adalah gas anestesi inhalasi yang pertama kali disintesis pada 1772 oleh Joseph Priestley. Gas ini juga memiliki efek psikoaktif seperti sedasi dan analgesia. Selanjutnya, dokter tersebut juga menegaskan bahwa gas ini sering dipake untuk penyalahgunaan untuk refleksional.

"Di luar konteks medis, N2O sering disalahgunakan secara rekreasional karena efek: Euforia singkat, disosiasi, dan halusinasi ringan," ungkapnya.

Dokter juga menjelaskan efek bahaya dari penyalahgunaan zat ini, yaitu bisa menyebabkan rasa sakit kepala, bicara pelo, halusinasi hingga berujung kematian.

"Efek akun penyalahgunaan N2O meliputi: pusing, sakit kepala, bicara pelo, gangguan koordinasi, perilaku aneh, halusinasi, penurunan kesadaran. Risiko paling berbahaya: Hipoksia mendadak, henti nafas, kematian mendadak terutama bila digunakan tanpa oksigen tambahan," jelasnya.

Di tengah ramainya perbincangan netizen, gak sedikit juga yang nanyain sumbernya dari produk Whip Pink ini. Dalam obrolannya, netizen menyebut bahwa PT Suplaindo Sukses Sejahtera, diyakini sebagai distributor di Indonesia. Dari sini, banyak lagi yang lebih menelusuri, hingga menemukan titik lokasi perusahaan tersebut.

Berdasarkan informasi yang tertera, dikabarkan bahwa perusahaan ini terletak diJL Kartini Raya No 54b, 1 RT1/2, Kecamatan Sawah Besar, Jakarta Pusat. Tapi sayang, gak ditemuin keterangan secara lanjut mengenai website resmi atau di media sosial dari perusahaan tersebut.

Karena kerahasiaan inilah yang membuat publik lebih curiga dan meningkatkan rasa penasaran yang lebih besar. Namun, artikel ini tidak menafsirkan bahwa kematian Lula Lahfah adalah akibat dari penyalahgunaan produk yang lagi ramai dibicarakan netizen tersebut.