Ibu Ungkap Sifat Temperamental Ayah Tiri yang Bunuh Alvaro: Pernah Ancam Menculik hingga Akhirnya Tewas Usai Ditangkap
JAKARTA, GENVOICE.ID - Kasus hilangnya Alvaro Kiano Nugroho (6) di Pesanggrahan, Jakarta Selatan, memasuki babak baru setelah sang ibu, Arum, menceritakan latar belakang hubungan keluarganya dan dugaan sifat temperamental mantan suaminya, Alex Iskandar (49), yang ternyata menjadi pelaku penculikan sekaligus pembunuhan anak tersebut.
Arum mengungkap bahwa ia telah berpisah cukup lama dari Alex, yang dinikahinya pada Desember 2023. Ia menyebut keputusan berpisah diambil karena Alex memiliki sifat mudah marah dan tidak menerima keberadaan anak-anaknya. Menurut Arum, Alex beberapa kali meminta berpisah, namun setelah ia benar-benar meninggalkan rumah pada April 2024, Alex justru berusaha kembali mendekat dan mendekati anak-anak.
Arum mengatakan bahwa Alex pernah mengancam akan menculik Alvaro pada 2024, namun saat itu ia mengira ancaman tersebut hanya ucapan emosi semata. Ia juga menyebut bahwa Alex kerap melakukan kekerasan selama pernikahan mereka, meski ia memilih bungkam karena menganggapnya sebagai persoalan rumah tangga. Arum membantah tuduhan perselingkuhan yang sempat disebut pelaku, dan mengatakan bahwa mantan suaminya itu merupakan pribadi yang sangat pencemburu bahkan terhadap keluarga dekat.
Setelah Alvaro dilaporkan hilang sejak Maret 2025, polisi akhirnya menemukan anak tersebut dalam kondisi meninggal dunia. Alex ditangkap pada Rabu (19/11). Namun pada Minggu (23/11) pagi, Alex ditemukan tewas diduga akibat bunuh diri di ruang konseling Polres Metro Jakarta Selatan tak lama setelah proses penangkapan.
Jenazah Alex telah dimakamkan pihak keluarga di TPU Kedaung, Kota Tangerang. Sementara itu, kepolisian memberikan pendampingan trauma bagi keluarga mendiang Alvaro.
Dari hasil penyelidikan, polisi mengungkap bahwa motif pembunuhan adalah rasa cemburu Alex terhadap istrinya, Arum.