Hyundai Bakal Siapkan Stargazer Hybrid untuk Lawan Toyota Veloz
JAKARTA, Genvoice.id - Persaingan di segmen MPV hybrid B-segment di Indonesia diprediksi akan semakin sengit. Setelah Toyota meluncurkan Veloz Hybrid, Hyundai Motor Indonesia (HMID) mengonfirmasi bahwa mereka tengah menyiapkan varian hybrid dari Stargazer generasi berikutnya.
Presiden Direktur PT Hyundai Motors Indonesia, Ju Hun Lee, menyatakan bahwa perusahaan sedang mengembangkan mesin 1,5 liter hybrid yang akan dipasangkan pada Stargazer generasi baru.
"Silakan ditunggu, sedang dipersiapkan Hybrid MPV B-Segment… akan dipakai Stargazer generasi berikutnya," ujar Lee dalam sebuah acara media Gathering Hyundai, Jumat (21/11/2025).
Meskipun demikian, Lee menegaskan bahwa varian hybrid ini tidak akan diluncurkan dalam waktu dekat. Dioritentasikan, peluncuran mobil tersebut tidak akan terjadi pada 2026, sehingga konsumen harus bersabar menunggu kehadirannya.
Pernyataan Hyundai ini menjadi respons strategis terhadap Veloz Hybrid dari Toyota Astra Motor (TAM), yang mulai diperkenalkan di Gaikindo Jakarta Auto Week (GJAW) 2025. Kehadiran Veloz Hybrid memberi tekanan kompetitif, terutama di pasar MPV hybrid segmen menengah ke bawah
Dalam laporan resmi, Hyundai juga mencatat bahwa kontribusi penjualan mobil hybrid di Indonesia kini meningkat. Pada semester I tahun ini, sekitar 20 persen dari total penjualan Hyundai didominasi oleh model hybrid.
Rencana Stargazer Hybrid bukan sekadar merespons pesaing, tetapi juga bagian dari upaya memperluas lini mobil ramah lingkungan. Perusahaan menargetkan pertumbuhan penjualan mobil hybrid sebagai langkah mengimbangi tren kendaraan listrik murni (EV), sekaligus menjawab permintaan konsumen atas efisiensi bahan bakar.
Peluncuran generasi hybrid Stargazer akan bergantung pada strategi global Hyundai, serta kesiapan pabrik dan rantai pasok lokal untuk memproduksi mesin hybrid secara efisien. Selain itu, Hyundai harus menjaga harga agar tetap kompetitif dengan Veloz Hybrid dan model hybrid lain di segmen yang sama.