Layar Lipat iPhone Duo Retak dalam Hitungan Jam, Pengguna Mengaku Baru Membuka Kurang dari 20 Kali
JAKARTA, GENVOICE.ID - iPhone Duo, ponsel layar lipat pertama Apple yang mulai tersedia pada 23 Oktober 2026, menghadapi laporan kerusakan dari sejumlah pengguna awal. Beberapa pengguna mengaku menemukan retakan pada layar bagian dalam, termasuk satu kasus yang disebut terjadi setelah perangkat dibuka-tutup kurang dari 20 kali.
Laporan tersebut memunculkan pertanyaan mengenai ketahanan layar lipat yang menjadi salah satu komponen utama perangkat. Meski begitu, penyebab kerusakan dan jumlah perangkat yang terdampak belum diketahui sehingga belum ada dasar untuk menyimpulkan bahwa iPhone Duo mengalami cacat desain secara luas.
Di Indonesia, harga pre-order iPhone Duo disebut mulai dari Rp45 jutaan. Dengan harga tersebut, laporan kerusakan pada hari-hari awal penggunaan tentu menjadi perhatian bagi calon pembeli yang ingin mengetahui seberapa tangguh perangkat tersebut dalam pemakaian sehari-hari.
Layar iPhone Duo Retak Setelah Digunakan Enam Jam
Salah satu laporan datang dari pengguna Reddit bernama Midnight_Slump. Ia mengaku baru menggunakan iPhone Duo selama sekitar enam jam ketika menemukan masalah pada area engsel bagian dalam, tepat di bawah permukaan layar.
Kejadian tersebut bermula ketika ia memperlihatkan perangkatnya kepada seorang teman. Saat membuka ponsel, ia merasakan sesuatu yang tidak biasa di sekitar engsel sebelum akhirnya mendengar suara retakan ketika layar kembali dibuka.
Dalam unggahannya, pengguna tersebut menjelaskan bahwa perangkatnya belum dibuka-tutup hingga 20 kali saat kerusakan terjadi. Retakan kemudian terlihat mengikuti garis lipatan layar bagian dalam, sehingga ia memutuskan untuk membawa ponsel tersebut ke Apple Store.
"Saya baru memiliki iPhone Duo sekitar enam jam dan mungkin sudah membukanya kurang dari 20 kali. Saat memperlihatkannya kepada teman, saya merasakan sesuatu di sekitar engsel bagian dalam, di bawah layar. Ketika terus membukanya, terdengar suara retakan dan layar pecah tepat di sepanjang engsel," tulis pengguna tersebut di Reddit.
Pengguna itu mengaku mendapatkan unit pengganti setelah mendatangi Apple Store dan melaporkan kerusakan yang dialaminya. Meski penanganan tersebut disebut berlangsung cepat, kerusakan pada hari pertama tetap menjadi pengalaman yang mengecewakan bagi pemilik perangkat baru.
Sejumlah Pengguna Melaporkan Kerusakan di Area Lipatan
Laporan kerusakan tidak hanya datang dari satu pengguna. Mengutip Android Authority, sejumlah laporan awal juga muncul dari Tiongkok dan Australia, yang termasuk pasar yang lebih dahulu memasuki hari peluncuran iPhone Duo dibandingkan Amerika Serikat.
Pengguna Reddit lainnya, Bitter_Offer7123, membagikan kumpulan foto dari komunitas di Tiongkok yang memperlihatkan dugaan kerusakan pada layar perangkat tersebut. Dalam foto-foto yang dibagikan, sebagian kerusakan tampak berada di sekitar garis lipatan layar.
Kemiripan lokasi retakan tersebut membuat sebagian pengguna mempertanyakan ketahanan komponen layar dan engsel iPhone Duo. Namun, foto dan laporan pengguna saja belum cukup untuk memastikan apakah kerusakan tersebut berasal dari persoalan desain, proses produksi, kondisi perangkat, atau faktor penggunaan.
Selain itu, belum tersedia informasi terperinci mengenai jumlah perangkat yang mengalami kerusakan dibandingkan total unit yang telah terjual. Data tersebut penting untuk menilai apakah laporan yang beredar merupakan kasus terbatas atau menunjukkan persoalan yang lebih luas.
Apakah Layar Lipat iPhone Duo Mengalami Cacat Desain?
Layar dan engsel menjadi dua komponen penting pada ponsel lipat karena harus bekerja bersama setiap kali perangkat dibuka atau ditutup. Bagian tersebut juga harus mampu menghadapi tekanan berulang selama pemakaian, sehingga ketahanan menjadi salah satu aspek penting dalam pengembangan perangkat dengan desain layar lipat.
Retakan yang muncul di sekitar garis lipatan memang menimbulkan pertanyaan mengenai kemampuan layar menghadapi penggunaan sehari-hari. Namun, belum ada bukti yang cukup untuk menyatakan bahwa desain iPhone Duo menjadi penyebab langsung dari kerusakan yang dilaporkan.
Untuk memastikan penyebabnya, diperlukan pemeriksaan perangkat yang mengalami kerusakan serta informasi lebih lanjut mengenai kondisi pemakaian dan komponen yang terdampak. Pengujian terhadap lebih banyak unit juga diperlukan sebelum dapat ditarik kesimpulan mengenai ketahanan layar perangkat secara keseluruhan.
Hingga laporan yang dikutip tersebut diterbitkan, belum ada informasi yang cukup untuk memastikan apakah kerusakan berkaitan dengan kelompok produksi tertentu atau faktor lainnya. Karena itu, calon pembeli sebaiknya membedakan antara laporan awal pengguna dan hasil pemeriksaan teknis yang dapat menjelaskan penyebab kerusakan secara lebih pasti.
Apa yang Perlu Diperhatikan Calon Pembeli?
Bagi calon pembeli yang tertarik dengan iPhone Duo, laporan tersebut dapat menjadi pengingat untuk mempertimbangkan ketahanan perangkat selain fitur dan desainnya. Konsumen juga dapat mencari informasi mengenai ketentuan garansi, prosedur klaim kerusakan layar, serta layanan perbaikan resmi sebelum memutuskan membeli ponsel lipat.
Jika mengalami kerusakan pada layar atau engsel, pengguna sebaiknya mendokumentasikan kondisi perangkat dan menghubungi layanan resmi untuk pemeriksaan. Hindari mencoba menekan atau memperbaiki bagian layar yang retak sendiri karena tindakan tersebut berpotensi memperparah kerusakan.
Pada akhirnya, laporan layar retak dalam hitungan jam ini masih perlu ditelusuri lebih lanjut. Respons Apple terhadap setiap kasus, hasil pemeriksaan perangkat, dan perkembangan laporan dari pengguna lain akan membantu memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai ketahanan iPhone Duo.