Lamine Yamal Panaskan El Clasico, Sebut Real Madrid ‘Tim Maling’

Genvoice.id | 25 Oct 2025

JAKARTA, GENVOICE.ID - Menjelang laga panas El Clasico antara Real Madrid dan Barcelona, suasana makin memanas usai bintang muda Blaugrana, Lamine Yamal, melontarkan komentar kontroversial. Pemain berusia 17 tahun itu menyebut Madrid sebagai "tim maling" dalam sebuah wawancara santai yang kini viral di media sosial.

Pertemuan kedua raksasa Spanyol ini akan digelar di Santiago Bernabeu pada Minggu (26/10) malam waktu setempat. Selain sarat gengsi, laga ini juga akan menentukan posisi puncak klasemen sementara LaLiga, di mana Madrid saat ini memimpin dengan 24 poin, unggul dua angka dari Barcelona di posisi kedua.

Pernyataan panas Yamal muncul saat ia diwawancarai oleh Ibai Llanos, streamer ternama sekaligus pemilik klub Porcinos FC di ajang Kings League, kompetisi sepak bola mini 7 lawan 7 yang digagas oleh mantan bek Barcelona, Gerard Piqué.

Dalam sesi obrolan di Twitch tersebut, Llanos menanyakan apakah tim Porcinos mirip dengan Real Madrid. Yamal, tanpa berpikir panjang, menjawab, "Ya, tentu saja. Mereka mencuri, mereka protes."

Pernyataan itu sontak membuat Llanos - yang diketahui merupakan pendukung Madrid - terkejut. Ia bahkan sempat menanyakan ulang maksud perkataan Yamal. Namun, pemain sayap muda itu hanya menutup pembicaraan dengan kalimat singkat, "Baiklah, mari kita lihat saja."

Ucapan Yamal segera memicu reaksi keras dari pendukung Real Madrid di berbagai platform media sosial. Banyak fans menganggap pernyataan itu tidak pantas, terutama menjelang laga besar yang selalu menjadi sorotan dunia.

Yamal sendiri memang dikenal sebagai salah satu talenta muda paling menjanjikan di Eropa. Sejak menembus skuad utama Barcelona, ia kerap dibandingkan dengan legenda klub seperti Lionel Messi. Namun, komentar terbarunya membuatnya berada di tengah sorotan yang bukan karena performa di lapangan.

Sementara itu, pihak Barcelona belum memberikan tanggapan resmi terkait pernyataan sang pemain. Di sisi lain, media Spanyol menilai komentar Yamal ini bisa menjadi bumbu tambahan yang memperpanas atmosfer El Clasico, laga yang sejak dulu tak pernah lepas dari rivalitas, emosi, dan gengsi tinggi antara dua klub terbesar di dunia sepak bola.