Israel Vs Austria Memanas, Sayed Abu Farchi Diusir Usai Selebrasi Tembak-tembakan

Genvoice.id | 25 Sep 2026

JAKARTA, GENVOICE.ID - Sayed Abu Farchi harus meninggalkan lapangan setelah mendapat kartu merah dalam laga Israel kontra Austria pada UEFA Nations League. Penyerang Israel itu diusir wasit karena melakukan selebrasi gol dengan gerakan menyerupai menembakkan senjata.

Insiden tersebut terjadi setelah Abu Farchi mencetak gol penyama kedudukan pada menit ke-55 di Raiffeisen Arena, Linz, Austria, Jumat (25/9/2026) dini hari WIB. Gol sundulan pemain berusia 20 tahun itu membuat skor menjadi 1-1 setelah Austria lebih dulu unggul melalui penalti Romano Schmid pada babak pertama.

Usai mencetak gol, Abu Farchi berlari menuju sudut lapangan dan mencabut bendera corner. Ia kemudian berlutut dengan satu kaki sebelum menempatkan tiang bendera di atas tangan kirinya.

Pemain yang memperkuat Colorado Rapids di Major League Soccer (MLS) tersebut lalu membuat gerakan dengan tangan kanannya yang menyerupai aksi menembakkan senjata.

Wasit langsung memberikan kartu kuning kedua kepada Abu Farchi. Kartu tersebut menjadi hukuman keduanya dalam pertandingan, sehingga ia harus menerima kartu merah hanya empat menit setelah mencetak gol dan meninggalkan rekan-rekannya dengan 10 pemain.

Aturan International Football Association Board (IFAB) Law 12 memang memperbolehkan pemain melakukan berbagai bentuk selebrasi gol. Namun, selebrasi tidak boleh dilakukan secara berlebihan atau bersifat provokatif, mengejek, maupun menghasut.

Kartu merah Abu Farchi membuat situasi Israel semakin sulit. Austria kemudian kembali memimpin pada menit ke-90 melalui Phillipp Mwene yang memanfaatkan umpan silang Paul Wanner.

Sasa Kalajdzic memastikan kemenangan Austria pada masa tambahan waktu lewat penyelesaian jarak dekat. Austria pun menutup pertandingan dengan kemenangan 3-1.

Pertandingan tersebut juga berlangsung dalam atmosfer politik yang kuat. Sejumlah suporter Austria terlihat membentangkan spanduk bertuliskan "Free Palestine" di dekat lapangan.

Keikutsertaan Israel di UEFA Nations League 2026/27 sebelumnya juga menuai perdebatan di antara sejumlah negara peserta. Asosiasi Sepak Bola Irlandia (FAI) bahkan sempat meminta UEFA agar tidak mempertemukan timnya dengan Israel dalam pertandingan mendatang, tetapi permintaan tersebut ditolak.