The Cottons Gandeng Aprilia Apsari WSATCC, Lahirkan Single "Gundah" yang Bikin Nyes!
JAKARTA, GENVOICE.ID - Gen, dunia musik indie lokal lagi kedatangan karya segar dari The Cottons. Setelah sempat merilis "Lentera" pada April lalu, duo suami-istri Yehezkiel Tambun dan Kaneko Pardede balik lagi dengan single baru berjudul "Gundah" yang resmi keluar pada 19 September. Tapi yang bikin rilisan ini terasa makin istimewa, mereka nggak sendirian. The Cottons berhasil menggaet sosok legendaris, Aprilia Apsari alias Sari dari White Shoes & The Couples Company (WSATCC) buat ikutan nyanyi bareng.
Kolaborasi ini bukan asal tempel nama besar, Gen. Dari awal proses penulisan lagu, Yehezkiel dan Kaneko sudah merasa kalau karakter vokal Sari pas banget sama nuansa "Gundah". "Di tengah proses penulisan lagu, kami berdua sepakat kalau lagu ini cocok dengan karakter suara Sari. Akhirnya kami memberanikan diri untuk mengajak Sari berkolaborasi, yang kemudian disambut dengan sangat baik," jelas Kaneko.
Bagi Sari sendiri, kesempatan ini jadi pengalaman berharga. Dia mengaku seneng banget bisa nyanyiin karya The Cottons yang memang udah akrab banget sama kesehariannya. "Selalu menyenangkan bisa menyanyikan lagu yang ditulis dengan bagus. Lagu-lagu The Cottons selalu akrab melekat dalam keseharian saya dan keluarga di rumah. Sebuah kehormatan bisa menyanyikan buah karya The Cottons," ujar Sari.
Nggak cuma mereka bertiga, proses kreatif "Gundah" juga melibatkan banyak musisi lain kayak Bagas Wisnu Wardhana (drum), Yanuari Murdiansah (bas), Harry Winanto (flute), sampai Rezki Delian (perkusi). Bahkan ide awal lagu ini datang dari Fadli 'Aat' yang disebut Yehezkiel punya peran penting dalam lahirnya "Gundah".
Selain lagu, The Cottons juga merilis video musik yang digarap oleh Sarekat Kerja dan Mellow Splice. Menariknya, mereka pakai pendekatan fotografi analog buat menggambarkan nuansa lagunya. Mulai dari suara rana kamera, potret yang hidup di ruang gelap, sampai groove 70-an yang terasa bukan di lantai dansa, tapi lewat perjalanan seluloid yang penuh lapisan, mirip kenangan yang tumbuh kembali.
"Gundah" sendiri jadi penanda eksplorasi baru The Cottons. Lagu ini memang kedengeran beda dari rilisan sebelumnya, tapi justru itu yang bikin fresh. Yehezkiel berharap karya ini bisa nemenin hari-hari pendengarnya, entah buat penguat, teman saat rindu, atau sekadar jadi pengisi momen santai. Dan buat Gen yang udah nunggu album penuh mereka, rilisan ini bisa dibilang sebagai pemanasan manis.