Ngeri! Perempuan di Lombok Ditemukan Tewas Dicor, Pelaku Ternyata Kekasihnya
JAKARTA, GENVOICE.ID - Duh, ada kabar bikin merinding, Gen! Seorang perempuan muda bernama Nurminah (27) ditemukan tewas mengenaskan di Lombok Barat, NTB. Yang lebih bikin syok, pelaku pembunuhan keji ini ternyata adalah pacarnya sendiri, inisialnya IH.
Mayat Nurminah ditemukan di dalam septic tank di sebuah perumahan di Desa Perampuan. Tidak cuma itu, jasadnya juga dicor menggunakan semen! Saking sulitnya, proses evakuasi yang dilakukan oleh tim kepolisian dan dibantu dengan warga setempat, membutuhkan waktu hingga enam jam lamanya.
Kapolres Lombok Barat, AKBP Yasmara Harahap, mengatakan kalau mereka sangat kesulitan untuk mengangkat jasad korban karena setiap satu meter, coran semennya sangatlah tebal. Tidak heran, evakuasi yang dilakukan memakan waktu sangat panjang, yaitu dari jam 9 pagi hingga 3 sore. Jasad korban tertimbun semen dan buis beton sedalam 3 meter.
Setelah berhasil dievakuasi, jasad Nurminah langsung dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk diautopsi, agar kasusnya semakin jelas dan terungkap. Pihak keluarga juga dipanggil untuk dimintai keterangan.
Kronologi Mengerikan: Hilang 2 Minggu, Ditemukan di Rumah Pacar
Kasus ini bermula dari laporan orang hilang yang dibuat oleh kakak korban pada 12 Agustus lalu. Nurminah terakhir kali terlihat meninggalkan rumahnya pada 10 Agustus. Tak butuh waktu lama, polisi langsung bergerak cepat untuk menyelidiki kasus ini.
Akhirnya, petunjuk mengarah ke IH, sang pacar. Polisi pun mendatangi rumah IH dan berhasil menangkapnya di rumah orang tuanya. Saat diinterogasi, IH langsung mengakui kalau dia lah yang menghabisi nyawa Nurminah.
Menurut Kasat Reskrim Polres Lombok Barat, AKP Lalu Eka Arya Mardiwinata, IH mengaku telah memukul korban sampai pingsan. Setelah itu, jasad Nurminah diseret ke dalam sumur di rumahnya.
IH sekarang sudah ditahan dan polisi masih terus mendalami kasus ini untuk mencari tahu apa motif di balik pembunuhan yang sangat sadis ini. Semoga kasus ini cepat terungkap dan pelaku bisa dihukum seberat-beratnya dan menjadi pelajaran berharga bagi kita semua untuk lebih peduli dan waspada, ya Gen.