Emma Raducanu Gandeng Kiropraktor Formula 1, Demi Jadi Petenis dengan Reaksi Super Cepat!
Gen, Emma Raducanu lagi serius banget memoles kariernya di dunia tenis. Bukan cuma latihan teknik dan fisik, tapi kali ini ia mengambil langkah unik: merekrut Jerome Poupel, seorang kiropraktor asal Prancis yang pernah bekerja dengan nama-nama besar di dunia olahraga ekstrem, mulai dari pembalap Formula 1 David Coulthard sampai joki legendaris A P McCoy.
Langkah ini bukan tanpa alasan. Raducanu yang baru saja mencatat kemenangan perdananya di US Open sejak final bersejarah 2021 lalu, memang sudah lama bermasalah dengan cedera punggung. Ia ingin tubuhnya lebih siap menghadapi tekanan pertandingan, sekaligus mempercepat reaksi di lapangan-sesuatu yang ia nilai bisa dipelajari dari pengalaman dunia otomotif.
Terinspirasi dari Atlet Otomotif
Raducanu blak-blakan mengaku kagum dengan wawasan Poupel yang luas. Baginya, pengalaman sang kiropraktor di dunia balap mobil sangat relevan dengan kebutuhannya di lapangan tenis.
"Pembalap mobil harus bereaksi sangat cepat, menghadapi begitu banyak tekanan fisik pada tubuh mereka. Saya selalu penasaran soal itu, jadi saya bertanya kepadanya tentang hal itu, tentang waktu reaksi. Saya ingin meningkatkan kecepatan reaksi saya, dan siapa yang lebih tepat membantu selain seseorang yang pernah bekerja dengan pembalap F1," jelas Raducanu, dilansir dari Daily Express.
Tak hanya itu, petenis Inggris berdarah Rumania ini juga mengaku sudah bekerja sama dengan Poupel setahun terakhir. Menurutnya, sang kiropraktor benar-benar membantu mengatasi masalah punggung yang sering menghambat performanya.
Raducanu dan Karakter "Seperti Kuda"
Kedekatan mereka juga terlihat dari cara Poupel memahami kepribadian Raducanu. Sang petenis bahkan mengaku tak keberatan disebut keras kepala seperti kuda, hewan yang juga kebetulan jadi shio Tionghoanya.
"Dia bilang karakter saya mirip kuda. Bisa sangat keras kepala, sulit digoyahkan. Mudah mengekspresikan emosi, kalau sedang tak ingin melakukan sesuatu, kemungkinan besar takkan dilakukan," ujar Raducanu usai mengalahkan petenis Jepang Ena Shibahara dengan skor telak 6-1, 6-2.
Raducanu pun menambahkan kalau kehadiran Poupel bikin dirinya lebih nyaman. "Dia sudah membantu saya selama setahun terakhir. Saya punya masalah punggung dan dia sangat membantu untuk itu. Saya menikmati kebersamaan dengannya. Dia pribadi yang hebat. Tenang tapi eksentrik, pandai berbicara, dan sangat menyenangkan," tutupnya.
Dengan kombinasi pengalaman Poupel dan semangat Raducanu, Gen, bukan nggak mungkin kita bakal melihat versi terbaik dari sang juara US Open 2021 di turnamen-turnamen mendatang.