Korea Selatan Dicap Alami 'Bencana' di Piala Dunia 2026, Kalah dari Afrika Selatan dan Gagal Lolos Langsung
JAKARTA, GENVOICE.ID - Timnas Korea Selatan mendapat sorotan tajam dari media negaranya setelah menelan kekalahan mengejutkan dari Afrika Selatan pada laga terakhir Grup A Piala Dunia 2026. Hasil tersebut membuat Taegeuk Warriors gagal memastikan tiket otomatis ke babak 32 besar meski sebelumnya berada dalam posisi yang sangat menguntungkan.
Bertanding di Estadio Monterrey, Meksiko, Kamis (25/6/2026), Korea Selatan harus mengakui keunggulan Afrika Selatan dengan skor tipis 0-1. Gol tunggal yang dicetak Thapelo Maseko pada menit ke-63 menjadi pembeda dalam pertandingan yang berlangsung ketat tersebut.
Meski lebih dominan dalam penguasaan bola, Korea Selatan kesulitan menciptakan peluang berbahaya sepanjang laga. Sebaliknya, Afrika Selatan tampil efektif melalui skema serangan balik dan mampu memanfaatkan peluang terbaik yang mereka miliki.
Media Korea Selatan Soroti Penampilan Buruk Tim
Kekalahan tersebut langsung memicu reaksi keras dari sejumlah media Korea Selatan. Banyak pihak menilai hasil itu sebagai kegagalan besar karena tim hanya membutuhkan hasil imbang untuk mengunci posisi runner-up grup dan melaju ke fase berikutnya.
Media Star News bahkan menyebut penampilan Korea Selatan di Monterrey sebagai sebuah "bencana". Mereka menilai permainan tim sangat jauh dari harapan dan gagal menunjukkan kualitas yang seharusnya dimiliki salah satu kekuatan sepak bola Asia tersebut.
Menurut laporan media setempat, Korea Selatan tidak mampu memberikan tekanan berarti kepada lini pertahanan Afrika Selatan. Sebaliknya, lawan justru tampil disiplin dan berhasil mempertahankan keunggulan hingga peluit akhir berbunyi.
Keputusan Hong Myung-bo Jadi Sorotan
Selain performa tim, keputusan pelatih Hong Myung-bo juga ikut menuai kritik. Salah satu yang paling dipertanyakan adalah keputusan mencadangkan kapten sekaligus bintang utama Korea Selatan, Son Heung-min.
Penyerang yang kini menjadi ikon sepak bola Korea Selatan itu baru dimainkan pada babak kedua ketika tim sedang berusaha mengejar ketertinggalan. Banyak pengamat menilai kehadiran Son sejak menit awal bisa saja memberikan dampak berbeda bagi jalannya pertandingan.
Media Maeil Business juga menyayangkan strategi yang diterapkan tim pelatih. Mereka menilai Korea Selatan gagal memanfaatkan peluang emas untuk lolos langsung ke babak gugur.
Nasib Korsel Bergantung pada Tim Lain
Akibat kekalahan tersebut, Korea Selatan harus puas finis di posisi ketiga Grup A dengan koleksi tiga poin. Meski gagal lolos otomatis, peluang mereka menuju babak 32 besar masih terbuka melalui jalur peringkat ketiga terbaik.
Saat ini Korea Selatan menempati posisi keempat dalam klasemen sementara tim peringkat ketiga terbaik. Posisi tersebut masih relatif aman, tetapi belum sepenuhnya menjamin kelolosan karena sejumlah tim lain masih berpeluang menggeser mereka.
Aljazair, Paraguay, dan Skotlandia sama-sama mengoleksi tiga poin, sementara Cape Verde mengumpulkan dua poin. Dengan masih adanya pertandingan tersisa di grup lain, Korea Selatan harus menunggu hasil tim pesaing sebelum memastikan nasib mereka di Piala Dunia 2026.
Harapan Belum Sepenuhnya Hilang
Meski mendapat kritik tajam dan dicap mengalami "bencana", peluang Korea Selatan untuk melangkah ke babak 32 besar belum sepenuhnya tertutup. Sistem turnamen yang memberikan delapan tiket kepada tim peringkat ketiga terbaik masih membuka jalan bagi Taegeuk Warriors.
Kini, para pemain dan pendukung Korea Selatan hanya bisa berharap hasil pertandingan di grup lain berpihak kepada mereka agar perjalanan di Piala Dunia 2026 tidak berakhir lebih cepat dari yang diperkirakan.