Jangan Sampai Terlewat! Ini Rahasia Puasa Arafah dan Tarwiyah yang Bisa Hapus Dosa Hingga 2 Tahun
JAKARTA, GENVOICE.ID - Menjelang Hari Raya Idul Adha, ada dua amalan sunnah yang sering jadi perhatian umat Islam, yaitu puasa Tarwiyah dan puasa Arafah.
Banyak yang menjalankannya, tapi tidak sedikit juga yang masih bingung soal perbedaan dan keutamaannya.
Puasa Tarwiyah dilaksanakan pada tanggal 8 Dzulhijjah, sementara puasa Arafah dilakukan sehari setelahnya, yaitu pada 9 Dzulhijjah. Keduanya dikerjakan berurutan menjelang Idul Adha dan termasuk dalam rangkaian amalan di sepuluh hari pertama bulan Dzulhijjah yang sangat dianjurkan.
Perbedaan paling jelas terletak pada waktu pelaksanaan dan keutamaannya. Puasa Tarwiyah dikenal sebagai puasa sunnah yang dilakukan sehari sebelum Arafah, sedangkan puasa Arafah bertepatan dengan momen wukuf jamaah haji di Padang Arafah.
Keutamaan dari kedua puasa ini juga menjadi alasan banyak orang tidak ingin melewatkannya. Dalam sebuah hadis disebutkan bahwa puasa Tarwiyah dapat menghapus dosa selama satu tahun, sementara puasa Arafah memiliki keutamaan lebih besar, yaitu menghapus dosa selama dua tahun, satu tahun yang telah berlalu dan satu tahun yang akan datang.
Puasa Arafah bahkan sering disebut sebagai salah satu puasa sunnah paling utama setelah Ramadan. Keutamaannya berasal dari hadis sahih yang menjelaskan bahwa amalan ini menjadi kesempatan besar untuk mendapatkan ampunan dari Allah SWT.
Meski begitu, kedua puasa ini tidak bersifat wajib. Umat Islam dianjurkan untuk melaksanakannya jika mampu, terutama bagi yang tidak sedang menjalankan ibadah haji. Dengan menjalankan puasa ini, seseorang bisa memaksimalkan ibadah di hari-hari istimewa sebelum Idul Adha.
Selain soal pahala, puasa Tarwiyah dan Arafah juga menjadi momen untuk memperbanyak doa, introspeksi diri, dan mendekatkan diri kepada Allah. Banyak yang memanfaatkan waktu ini untuk memperbaiki diri sebelum memasuki hari raya kurban.