Isu Elpiji Naik Ternyata Hoaks! Pertamina Pastikan Harga Tetap, Warga Diminta Tak Panik

Genvoice.id | 25 Apr 2026

JAKARTA, GENVOICE.ID - Kabar soal kenaikan harga elpiji yang sempat beredar di masyarakat akhirnya dipastikan tidak benar.

PT Pertamina (Persero) menegaskan bahwa harga Liquefied Petroleum Gas (LPG), baik subsidi maupun nonsubsidi, masih stabil dan belum mengalami perubahan hingga April 2026.

Kepastian ini sekaligus meredam kekhawatiran publik yang sempat muncul akibat isu kenaikan harga. Melalui laman resmi MyPertamina, Pertamina memastikan distribusi dan harga elpiji tetap dalam kondisi terkendali.

Untuk elpiji subsidi 3 kg atau yang dikenal sebagai "gas melon", harga di tingkat pengecer masih berada di kisaran Rp19 ribu hingga Rp22 ribu per tabung. Angka ini masih sesuai dengan batas Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah, meski bisa sedikit berbeda tergantung wilayah distribusi.

Sementara itu, untuk elpiji nonsubsidi, tidak ada perubahan harga sejak penyesuaian terakhir pada November 2023. Harga tabung 5,5 kg saat ini berada di kisaran Rp90 ribu hingga Rp110 ribu, sedangkan tabung 12 kg dijual sekitar Rp192 ribu hingga Rp212 ribu per tabung.

Stabilnya harga ini menjadi sinyal bahwa pemerintah bersama Pertamina masih mampu menjaga keseimbangan pasokan dan distribusi energi di tengah berbagai dinamika global. Kondisi ini juga diharapkan dapat mencegah terjadinya panic buying di masyarakat.

Dengan situasi yang masih terkendali, masyarakat diimbau tetap tenang dan membeli elpiji sesuai kebutuhan, tanpa terpengaruh isu yang belum tentu kebenarannya.