Mohamed Salah Resmi Tinggalkan Liverpool Juni 2026, Raja Mesir Ucapkan Perpisahan Menyentuh Setelah Sembilan Tahun Berkarier Di Anfield
JAKARTA, GENVOICE.ID - Kabar yang bener-bener bikin nyesek sekaligus geger dunia sepak bola internasional baru saja meledak dari markas besar salah satu klub raksasa Inggris. Bintang utama sekaligus mesin gol andalan mereka, Mohamed Salah, sudah memberikan kepastian yang sangat mengejutkan mengenai masa depannya bersama tim berjuluk The Reds tersebut.
Setelah menjadi ikon dan pahlawan bagi publik Merseyside selama hampir satu dekade, pemain yang punya julukan King of Egypt ini akhirnya memutuskan untuk menyudahi perjalanannya di Stadion Anfield saat musim kompetisi 2025/2026 berakhir pada Juni mendatang.
Pengumuman ini tentu saja menjadi tamparan keras bagi para pendukung setia yang selama ini selalu mengelu-elukan namanya di setiap pertandingan. Keputusan besar ini diambil setelah adanya kesepakatan bersama antara pihak pemain dan manajemen klub untuk tidak lagi menambah durasi kerja sama yang sudah terjalin sangat harmonis selama sembilan tahun terakhir.
Salah sengaja membocorkan kabar kepindahannya lebih awal supaya suasana di dalam tim tetap kondusif dan para suporter nggak terus-menerus bertanya-tanya soal masa depannya. Meski hatinya sudah mantap untuk pergi, Salah tetap berjanji bakal memberikan sisa tenaga dan kemampuan terbaiknya demi memberikan kado perpisahan berupa trofi bergengsi di akhir musim nanti nih Gen.
Melalui situs resmi klub pada hari Rabu dan unggahan emosional di akun Instagram pribadinya, Mohamed Salah mencurahkan semua isi hatinya yang sangat mendalam. Ia mengaku bahwa perjalanan panjangnya di Liverpool adalah sesuatu yang nggak pernah ia bayangkan sebelumnya dalam karier profesionalnya. Baginya, Liverpool bukan sekadar tempat bekerja mencari nafkah, tapi sudah menjadi bagian dari identitas dan jiwanya.
"Saya ingin memulai dengan mengatakan bahwa saya tidak pernah membayangkan klub ini, kota ini, orang-orang ini akan menjadi bagian dari hidup saya," ungkap Salah dengan nada haru. Ia juga menambahkan betapa spesialnya atmosfer di sana yang sulit dijelaskan dengan kata-kata.
"Liverpool bukan hanya klub sepak bola, ini adalah gairah, ini adalah sejarah, ini adalah semangat, saya tidak bisa menjelaskannya kepada siapa pun yang bukan bagian dari klub ini," sambung dia.
Sejak pertama kali didatangkan dari AS Roma pada tahun 2017 silam, statistik Mohamed Salah bener-bener gila dan sulit dipercaya. Selama mengenakan jersey merah kebanggaan, ia sudah mencatatkan total 435 penampilan dengan koleksi 255 gol di berbagai ajang kompetisi.
Nggak cuma urusan cetak gol, Salah juga sukses mempersembahkan hampir semua trofi bergengsi yang bisa dimenangkan oleh sebuah klub, mulai dari gelar juara Liga Inggris yang sudah dinanti selama 30 tahun, trofi Liga Champions, hingga berbagai gelar domestik dan internasional lainnya yang bikin lemari piala klub makin penuh.
Di akhir pesannya, Salah menegaskan bahwa hubungan batinnya dengan Liverpool nggak akan pernah putus meski ia sudah nggak lagi bermain di sana. "Perpisahan memang tidak pernah mudah. Kalian telah memberikan waktu terbaik dalam hidupku.
Aku akan selalu menjadi bagian dari kalian!" terang Salah. Ia menutup pernyataannya dengan kalimat legendaris yang selalu menjadi identitas klub. "Klub ini akan selalu menjadi rumahku, bagiku dan keluargaku. Terima kasih untuk semuanya. Karena kalian semua, aku tidak akan pernah berjalan sendirian," pungkasnya.