Kasus Korupsi Pati Terbaru, KPK Panggil Mantan Wabup Dan Eks Ketua DPRD Terkait Dugaan Pemerasan Sudewo
JAKARTA, GENVOICE.ID - Geger besar kembali melanda jagat politik di Jawa Tengah, khususnya bagi warga Kabupaten Pati yang belakangan ini terus-terusan jadi pusat perhatian nasional karena kasus hukum yang membelit pemimpin mereka. Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK nampaknya bener-bener nggak mau kasih kendor dalam mengusut tuntas skandal dugaan pemerasan yang menyeret Bupati Pati nonaktif, Sudewo.
Langkah berani lembaga antirasuah ini memasuki babak baru yang makin panas karena melibatkan sederet tokoh penting yang selama ini punya pengaruh besar di Bumi Mina Tani. Masyarakat dibuat heboh lantaran orang-orang yang dulunya memegang kendali pemerintahan kini harus berhadapan dengan penyidik untuk memberikan kesaksian. Kabar pemanggilan ini tentu saja langsung jadi topik hangat di berbagai platform media sosial karena menyangkut nama-nama besar yang sangat dikenal publik.
Nggak cuma soal jabatan, keterkaitan tim sukses dalam pusaran kasus ini juga bikin spekulasi di masyarakat makin liar. Proses pemeriksaan yang dilakukan di luar Jakarta ini menandakan bahwa KPK sedang bergerak cepat mengumpulkan kepingan bukti untuk membongkar tuntas praktik lancung yang diduga telah merusak sistem pemerintahan di daerah tersebut. Bagi kalian yang mengikuti perkembangan isu korupsi di tanah air, momen ini menjadi bukti bahwa hukum tidak pandang bulu terhadap siapa pun, bahkan kepada mereka yang pernah berada di puncak kekuasaan daerah sekali pun, nih Gen.
Lembaga antirasuah ini secara resmi menjadwalkan pemeriksaan terhadap mantan Wakil Bupati Pati yang berinisial SA dan mantan Ketua DPRD Pati berinisial SUN. Nama terakhir yang disebutkan juga diketahui punya peran strategis sebagai tim sukses Sudewo pada masa pencalonannya. Lokasi pemeriksaan para saksi ini dilakukan di Polrestabes Semarang pada hari Rabu.
Daftar Saksi Dan Gurita Kasus Sudewo
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, memberikan informasi detail mengenai siapa saja yang masuk dalam daftar panggil kali ini. Selain pejabat teras, KPK juga memanggil orang-orang dari lingkaran dalam Sudewo saat Pilkada Pati 2024, yaitu AE dan TON. Nama lain yang terseret adalah AS yang merupakan mantan anggota legislatif daerah, serta MAN yang menjabat sebagai Dewan Pengawas RSUD RAA Soewondo.
Gak main-main, gerbong saksi ini juga melibatkan banyak banget Kepala Desa (Kades) dari berbagai wilayah di Pati. Daftar Kades yang dipanggil antara lain adalah ES (Kades Perdopo), SUS (Kades Gajihan), TAF (Kades Pundenrejo), SUY (Kades Gesegan), WE (Kades Mojo), YUN (Kades Dororejo), hingga DT (Kades Batursari).
Skandal besar ini sebenernya mulai meledak saat KPK melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) pada 19 Januari 2026 lalu di Kabupaten Pati. Dari operasi senyap itu, Sudewo langsung digiring ke markas besar KPK di Jakarta bersama tujuh orang lainnya. Akhirnya, ada empat orang yang resmi jadi tersangka dalam urusan dugaan pemerasan terkait pengisian posisi perangkat desa. Mereka adalah Sudewo sendiri, Abdul Suyono (Kades Karangrowo), Sumarjiono (Kades Arumanis), dan Karjan (Kades Sukorukun).
Ternyata "dosa" hukum Sudewo nggak berhenti sampai di situ saja. KPK juga menetapkan dirinya sebagai tersangka dalam kasus yang berbeda, yaitu dugaan suap terkait proyek pembangunan serta pemeliharaan jalur kereta api di bawah naungan Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kemenhub. Kasus yang berlapis ini bikin posisi hukum Sudewo semakin terjepit dan pemeriksaan para tokoh penting Pati ini diharapkan bisa memperjelas aliran dana serta modus operandi yang selama ini dijalankan.