Anies Baswedan Dituduh Laporkan Jokowi Dan Rektor UGM Ke Polisi, Ternyata Ini Fakta Di Balik Berita Heboh Yang Viral Di Facebook!

Genvoice.id | 25 Feb 2026

JAKARTA, GENVOICE.ID - Jagat media sosial lagi-lagi diguncang sama kabar yang bener-bener bikin geleng-geleng kepala dan memancing perdebatan panas di kalangan netizen. Belakangan ini, muncul sebuah narasi yang viral banget di Facebook yang menyebutkan kalau mantan Gubernur DKI Jakarta sekaligus alumni Universitas Gadjah Mada (UGM), Anies Baswedan, mengambil langkah ekstrem dengan melaporkan Presiden ke-7 RI Joko Widodo dan Rektor UGM, Prof. dr. Ova Emilia, ke Polda DIY.

Kabar ini tersebar luas dengan klaim bahwa Anies nggak sendirian, melainkan bergerak bareng barisan alumni UGM lainnya yang merasa reputasi almamater mereka sedang dipertaruhkan. Isu yang digoreng pun nggak main-main, yaitu soal polemik riwayat pendidikan dan istilah teknis di Fakultas Kehutanan yang dianggap nggak sinkron sama arsip kampus. Banyak orang yang langsung kemakan isu ini karena dianggap sebagai babak baru dari drama politik yang nggak kunjung usai.

Padahal, di tengah derasnya arus informasi digital, kita harus ekstra hati-hati karena nggak jarang berita yang kelihatan meyakinkan ternyata cuma rekayasa buat memecah belah opini publik. Cerita soal marwah institusi dan integritas akademik ini seolah-olah ditarik ke ranah hukum demi kepentingan tertentu, padahal kenyataannya sangat jauh berbeda dari apa yang dinarasikan di postingan tersebut. Penting banget buat kita semua buat kroscek ulang sebelum ikut menyebarkan informasi yang belum jelas sumbernya, apalagi kalau menyangkut tokoh-tokoh besar negara yang bisa memicu kegaduhan nasional, nih Gen.

Narasi yang beredar di Facebook itu menyebutkan kalau para alumni merasa tidak terima dengan istilah "Teknologi Kayu" yang diklaim nggak ada di daftar nama resmi departemen Fakultas Kehutanan UGM pada periode tertentu. Berikut adalah petikan narasi menyesatkan yang sempat bikin heboh tersebut:

"Babak Baru Polemik UGM: Alumni Tempuh Jalur Hukum, Anies Ikut Bersuara Polemik riwayat pendidikan mantan Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, kini memasuki babak baru. Sejumlah alumni Universitas Gadjah Mada (UGM) mengambil langkah hukum dengan melaporkan dugaan pernyataan yang dianggap tidak selaras dengan arsip akademik kampus ke Polda DIY. Isu yang dipersoalkan adalah penggunaan istilah "Teknologi Kayu" yang oleh sebagian alumni dinilai tidak tercantum sebagai nama resmi departemen di Fakultas Kehutanan UGM pada periode tersebut. Bagi mereka, ini bukan sekadar soal redaksi atau istilah, melainkan soal marwah institusi, integritas akademik, dan reputasi kampus yang telah dibangun puluhan tahun. Nama Anies Baswedan ikut menjadi sorotan. Ia disebut mendukung langkah alumni sebagai bentuk pembelaan terhadap kehormatan kampus dan pentingnya transparansi informasi di ruang publik…."

Fakta Di Balik Berita Bohong

Setelah dilakukan penelusuran secara mendalam, ternyata nggak ada satu pun informasi resmi atau laporan valid yang bisa membuktikan klaim tersebut. Pencarian fakta justru menunjukkan kalau berita ini sengaja dipelintir dari informasi lama. Salah satu bukti yang ditemukan adalah berita dari tahun 2015 saat Anies Baswedan masih menjabat sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. Saat itu, Anies memang sempat bicara soal ijazah palsu, tapi konteksnya adalah pernyataan umum bahwa orang yang pakai ijazah palsu itu sebenernya merendahkan diri mereka sendiri.

Pernyataan Anies sepuluh tahun lalu itu sama sekali nggak ditujukan buat Pak Jokowi atau Rektor UGM, dan jelas nggak ada hubungannya sama laporan ke Polda DIY yang viral sekarang. Jadi, bisa dipastikan kalau kabar Anies melaporkan Jokowi dan Rektor UGM itu murni hoaks alias berita bohong yang nggak punya dasar kuat. Jangan gampang terpancing sama judul yang bombastis ya, karena integritas kampus UGM dan hubungan antar tokoh tersebut tetap terjaga tanpa ada laporan hukum seperti yang dituduhkan.